SuaraBanten.id - Mantan Bupati Pandeglang dua periode yang juga bakal calon Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah minta PSI mencarikan sosok calon wakil gubernur untuk dirinya dalam mengikuti kontestasi Pilgub Banten 2024 mendatang.
Pasalnya, Dimyati menginginkan orang yang akan berpasangan dengannya di Pilgub Banten 2024 merupakan sosok yang lebih muda yang jadi representasi dari PSI sebagai partai anak muda.
"Saya minta PSI carikan pendamping yang layak. Walaupun jumlah kursi (DPRD Banten) hanya 3, tapi sangat menentukan sama pendamping saya," kata Dimyati usai mengembalikan formulir pendaftaran bakal calon Gubernur Banten di kantor DPW PSI Banten, Kamis (9/5/2024).
"Karena pendamping saya pasti lebih muda dari saya, kaum milenial. Nanti siapa yang dipilihkan PSI, itulah pendamping saya," katanya.
"Harus lebih muda dari saya, masa wakil saya lebih senior dari saya," imbuh pria yang kerap disapa Mr. Dim itu.
Suami Bupati Pandeglang Irna Narulita itu pun menegaskan, posisi calon gubernur Banten 2024 sudah menjadi harga mati yang tak bisa ditawar, ia enggan bila nanti diposisikan sebagai calon wakil gubernur.
Kata Dimyati, saat ini dirinya sudah memiliki visi misi yang akan dijalankan untuk memajukan dan membangun Provinsi Banten bila nanti terpilih sebagai Gubernur Banten periode 2024-2029.
"Saya sudah didorong untuk jadi Gubernur Banten, jadi saya Gubernur Banten. Bagaimana? Saya sudah punya visi misi, belum tentu gubenurnya kalau saya wakil, itu gubernur mau mengeksekusi visi misi saya, itu problem namanya, yang ada nanti ngelus dada aja, stres saya jadi wakil," ungkapnya.
Ia pun optimis akan mendapatkan rekomendasi dari partai yang kini dipimpin oleh putra bungsu Presiden Jokowi tersebut, termasuk dengan satu parpol lain yang akan memuluskan jalannya maju di Pilgub Banten 2024 mendatang.
"PKS sudah ada 13 kursi, nanti yang saya daftar itu ada salah satunya ditambah PSI. Kalau dari PSI sudah ngasih (rekomendasi), udah ga usah daftar lagi di tempat lain, cukup dari PSI aja, dan satu partai lagi nanti ada. Inshaallah saya sudah komunikasi intens itu sudah 3 partai," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kasus Kepala Sekolah Cimarga dan Siswa Berakhir Damai Usai Saling Memaafkan
-
Panas Rebutan 8 Pulau di Teluk Banten, Wagub: Udah Kayak Jepang Sama Belanda Aja!
-
5 Fakta Mengejutkan Ibu Kota Banten: Sah Setelah 25 Tahun, Wagub Akui Belum Layak
-
Aneh Tapi Nyata! Setelah 25 Tahun, Status Ibu Kota Banten Baru Diteken, Wagub: Serang Belum Layak
-
Profil dan Sepak Terjang Dimyati Natakusumah, Wagub Banten yang Sebut Memo Titip Siswa Itu Lumrah
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat