SuaraBanten.id - Bakal Calon Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengikuti penjaringan melalui Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banten.
Dimyati Natakusumah telah menyerahkan formulir pendaftaran di Kantor DPW PKB Banten, Cijawa, Kota Serang, Provinsi Banten, Rabu (1/4/2024). Ia berjanji akan mensejahterakan pondok pesantren dan majelis taklim.
Kedatangan anggota DPR RI fraksi Partai Kedilan Sejahtera (PKS) itu disambut sejumlah fungsionaris DPW PKB Banten.
Salah satu alasan Dimyati ikut penjaringan di DPW PKB lantaran ingin mensejahterakan pondok pesantren (ponpes) dan majelis taklim.
“Intinya kita perhatikan syiar ulama, seperti pondok pesantren, majelis taklim, dan majelis-majelis lainnya. Bahkan itu juga sudah pernah saya lakukan ketika menjabat sebagai Bupati Pandeglang,” katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (1/5/2024)
Selain itu, Dimyati mengikuti kontestasi Pilkada Banten 2024 karena ingin mensejahterakan dan menjadikan masyarakat Banten modern dan sejahtera berlandaskan iman dan takwa.
“Motto besarnya iman dan takwa. Cita-cita saya ingin kesehatan gratis, jangan ada lagi masyarakat Banten yang sakit harus bayar. Terus bagaimana memaksimalkan teknologi informasi dalam pembangunan infrastruktur, lalu bebas biaya sekolah,” ungkapnya.
Untuk desa, Dimyati juga berjanji jika dirinya terpilih nanti akan menggelontorkan bantuan desa sebesar Rp 1 miliar per desa dan bantuan keuangan (bankeu) kabupaten/kota sebesar Rp 100 miliar.
“Saya menilai mensejahterakan masyarakat Banten juga merupakan perjuangan PKB. Bagaimana kepentingan masyarakat bisa terayomi. Intinya bagaimana Banten bangkit,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Kasus Kepala Sekolah Cimarga dan Siswa Berakhir Damai Usai Saling Memaafkan
-
Panas Rebutan 8 Pulau di Teluk Banten, Wagub: Udah Kayak Jepang Sama Belanda Aja!
-
5 Fakta Mengejutkan Ibu Kota Banten: Sah Setelah 25 Tahun, Wagub Akui Belum Layak
-
Aneh Tapi Nyata! Setelah 25 Tahun, Status Ibu Kota Banten Baru Diteken, Wagub: Serang Belum Layak
-
Profil dan Sepak Terjang Dimyati Natakusumah, Wagub Banten yang Sebut Memo Titip Siswa Itu Lumrah
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup