SuaraBanten.id - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC) menggelar unjuk rasa di depan kantor Wali Kota Cilegon dan DPRD Cilegon, Senin (29/4/2024) siang.
Aksi puluhan mahasiswa itu dilakukan dalam rangka refleksi HUT ke-25 Kota Cilegon. Mereka menyoroti provit Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Cilegon minim.
Massa aksi membawa sejumlah spanduk yang dibawa bertuliskan ucapan bernada sindiran untuk Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.
Puluhan mahasiswa yang didominasi berpakaian hitam tersebut menyebut Kota Cilegon seperti kehilangan arah dan jati diri.
Hal tersebut didasari oleh ketidakmampuan pemerintah menyelesaikan sejumlah persoalan dengan tuntas.
"Kota Cilegon punya BUMD, tapi target keuntungannya tidak pernah sesuai dengan yang direncanakan sehingga tidak mampu mendongkrak PAD. BUMD kita minim profit alias mandul, malah justru lebih mengejar apresiasi," kata Ketua Umum IMC, Arifin Sholehuddin dalam orasinya.
Selain soal BUMD yang dinilai belum berpendapatan optimal, IMC juga menyoroti persoalan lingkungan yang tak pernah tertangani dengan baik sehingga merugikan masyarakat Cilegon.
"Banjir, pencemaran lingkungan masih terjadi di beberapa wilayah Cilegon. Apalagi polusi udara yang dihasilkan dari industri tak pernah ada tindakan tegas, padahal jelas merugikan masyarakat," ujarnya.
Dari rilis yang tersebar di lokasi, selain dua persoalan tersebut IMC juga menyoroti soal infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pengangguran, kemiskinan, keterbukaan informasi, dan 10 janji kampanye Helldy-Sanuji yang masih jauh dari kenyataan.
Hingga berita ini dipublikasikan, tidak ada satupun pejabat dari Pemkot Cilegon yang menemui massa aksi dari IMC tersebut.
Berita Terkait
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Suap Mahasiswa UBK Viral, Terseret Nama 'Kapolda' dan Aliran Dana Rp20 Juta
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang