SuaraBanten.id - Seorang warga Kampung Cihoe, Desa Kertamukti, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten bernama Dendi (30) diterkam buaya saat mencari ikan di pesisir pantai Cihoe. Untungnya nyawa korban dapat diselamatkan dan kini telah mendapat penanganan medis.
Kepala Desa atau Kades Kertamukti, Warta mengatakan, memang ada salah satu warganya yang diterkam buaya saat mencari ikan bersama rekannya di pesisir pantai Cihoe.
Kini korban bersama rekannya sengaja menyelam untuk mencari ikan, namun tiba-tiba seekor buaya muncul dan langsung menerkam bagian kepala korban.
"Kejadiannya tadi malam sekitar pukul 03.00 WIB. Korban yang berprofesi sebagai petani mencari ikan bersama 6 warga lain dan diterkam buaya saat menyelam," kata Warta dikutip darai Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (25/4/2024).
Kata dia, pesisir pantai Cihoe memang sering terlihat buaya yang berkeliaran, ia juga sudah memperingatkan warga agar tetap berhati-hati jika ingin beraktifitas di lokasi tersebut.
"Sering terlihat setiap hari, saya juga suka memberikan peringatan agar warga tetap hati-hati," ujarnya.
Kejadian tersebut membuat korban menderita luka robek pada bagian telinga dan pipi sebelah kanan akibat terkaman buaya.
Rekan korban yang mengetahui kejadian itu langsung membawa korban ke Puskesmas Sumur untuk mendapatkan perawatan medis.
"Lukanya hanya dibagian telinga sebelah kanan sama pipi. Alhamdulillah korban sudah berangsur pulih," tutupnya.
Berita Terkait
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
- Tiga Jembatan di Batang Toru, Ikhtiar Menjaga Satwa Liar Tetap Terhubung
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi