SuaraBanten.id - Partai Demokrat Kota Serang memanfaatkan momen silaturahmi Lebaran 2024 atau Idul Fitri 1445 Hijriyah sebagai sarana komunikasi politik jelang Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Kota Serang 2024.
DPC Demokrat mengunjungi Kantor DPD PKS Kota Serang. Ketua DPC Demokrat Kota Serang, Nuraeni bersama kader partainya diduga datang untuk menjajaki koalisi di Pilkada Kota Serang 2024 pada Senin (15/4/2024).
Kedatangan Nuraeni dan kader partai Demokrat itu disambut DPD PKS Kota Serang, Hasan Basri. Meski pertemuan itu tujuan utamanya mempererat tali persaudaraan, pembahasan politik antara Demokrat dan PKS pun tak bisa dihindari.
Kedua Parpol sepakat bersatu demi perubahan Kota Serang yang lebih baik. Nuraeni menyebut pembahasan mengenai Pilkada 2024 masih dalam tahap proses.
Meski demikian, terdapat indikasi kuat Demokrat dan PKS berpotensi membentuk koalisi untuk kontestasi Pilkada 2024 mendatang.
"Partai Demokrat Kota Serang siap bertarung, dan PKS adalah partai pertama yang kami datangi. PKS juga memiliki militansi yang luar biasa, terbukti dengan dukungan pemilihnya yang besar di Kecamatan Serang," ujar Nuraeni dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (16/4/2024).
Nuraeni pun berencana melanjutkan silaturahim dengan partai lainnya untuk mencari figur yang memiliki keikhlasan dan komitmen membangun Kota Serang.
Sementara itu, Hasan Basri dari PKS menyambut baik kedekatan ini. Ia mengakui Demokrat adalah partai kedua setelah Gerindra yang mengunjungi kantor DPD PKS untuk membicarakan potensi koalisi.
PKS sendiri sudah menyiapkan empat nama sebagai bakal calon Walikota Serang, termasuk Hasan Basri sendiri.
"Kita serahkan kepada partai untuk menentukan empat nama tersebut. Kalau pun nama saya yang muncul, saya pun siap bertarung pada Pilkada Kota Serang 2024," ujarnya.
Menurutnya dengan kedekatan antara Demokrat dan PKS ini, Pilkada Kota Serang 2024 diprediksi akan menjadi ajang kompetisi yang menarik dan berimbang.
Berita Terkait
-
Mulut Kotor Donald Trump Serang Rival Demokrat di Pilpres Senat AS
-
Menakar Orasi SBY Soal Negarawan: Sindiran Politik untuk Elite atau Pesan Kebangsaan Menuju 2029?
-
Golkar, PKB dan PAN Kunci Dukungan ke Prabowo, Demokrat Cari Celah untuk AHY?
-
PAN Mantap Usung Prabowo di 2029, Demokrat Belum Bicara Pilpres
-
Demokrat Dukung Usulan Pemilu Dipisah: Tiket Pilpres Sebaiknya Hasil dari Pileg
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi