SuaraBanten.id - Sebanyak tiga rumah di komplek Pamulang Estate Tangsel terbakar pada Jumat (12/4/2024) dini hari. Ketiga rumah itu kebakaran saat ditinggal sang pemilik mudik.
Dalam video yang beredar, api mulai melahap bangunan yang tengah ditinggal mudik itu sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu asap terlihat mulai membumbung ke langit.
Petugas Pemadam Kebakaran langsung turun ke lokasi untuk memadamkan atau menangani kobaran api yang membakar ketiga rumah tersebut.
Pengurus RW 13, Eri menduga kebakaran terjadi akibat oleh korsleting listrik. Awalnya api hanya melahap satu rumah yang sedang ditinggal penghuninya mudik. Namun kemudian merembet ke dua rumah lain di sisi kanan dan kiri.
“(Pemilik rumah) lagi mudik. Langsung ditelpon ke Solo terus langsung kesini,” kata Eri dikutip dari Bantennews pada Jumat, (12/4/2024).
Eri juga menambahkan warga sekitar langsung berijbaku memadamkan api dibantu dengan sembilan unit Damkar yang tiba di lokasi. Beruntung, lanjut Eri, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Ia juga mengatakan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 6 pagim
Ketua RT 03, Yanuar Makmur juga ikut memberikan keterangannya. Ia menjelaskan petugas dari kepolisian juga telah memasang garis polisi pada pukul 08.00 WIB.
Sebelum kejadian, katanya, sebenarnya warga masih keliling memantau situasi komplek karena memang sedang sepi ditinggal pemudik. “Iya saya langsung (dapat laporan) dari warga ada asap,” katanya.
Yanuar bersama warga lainnya langsung berusaha memadamkan dan menyelamatkan sejumlah barang yang rawan tersambar api. Ia memperkirakan total kerugian mencapai 900 juta jika dihitung dari kerusakan bangunan. “Mobil di dalam rumah, langsung kita usahakan keluarin,” tambah Yanuar.
Ia juga menduga korselting listrik menjadi biang kerok kejadian tersebut. “Posisi mesin pompa air (yang diduga penyebab korslet) itu dekat dengan tembok,” ucap Yanuar.
Berita Terkait
-
Jeritan Asap Karhutla Membakar Daerah, Mahasiswa Trisakti Desak Satgas PKH Diadili
-
Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara
-
Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit
-
Berani! Singpura Kumpulkan Petinggi 10 Perusahaan Diduga Biang Kerok Kebakaran Hutan
-
Dua Bulan Pascakebakaran, Wisatawan Mulai Kembali Sambangi Desa Adat Sade
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu