SuaraBanten.id - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang terus memburu para pelaku pengeroyokan terhadap seorang ustaz di Baros.
Pada hari Rabu (3/4/2024) malam, petugas kembali menangkap dua pelaku pengeroyokan. Kedua pelaku berinisial IS (27) dan FM (35) berasal dari Sumatera Utara.
Sebelumnya polisi juga menangkap dua tersangka yang akan kabur ke Sumatera berinisial PS dan RP. Keduanya berada di Kota Cilegon. PS bersembunyi di warung tambal ban dan RP diamankan dari sebuah rumah makan.
Tersangka RS lebih dulu diamankan warga karena tertinggal kelompoknya saat malam kejadian. RS merupakan warga Dusun VII Parulian Kelas, Sei Muka Kecamatan Datuk Tanah Datar, Sumatera Utara.
Kasat Reskrim Polresta Serang, Kompol Hengki Kurniawan, membenarkan penangkapan dua oknum bank keliling alias koperasi simpan pinjam (Kosipa) itu.
“Personel gabungan Polresta Serang dan Ditreskrimum Polda Banten berhasil mengamankan dua orang pelaku pengeroyokan di Baros,” ungkap Hengki dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (4/4/2024).
Polisi menangkap keduanya di sebuah perumahan di Desa Sindang Panon, Kecamatan Sindang Jaya, Tangerang pada Rabu (3/4/2024) sekitar pukul 22.50 WIB.
Hengki menambahkan, pihaknya sudah mengamankan total lima pelaku. Petugas masih terus memburu para pelaku lainnya yang masih melarikan diri.
“Kami dari kepolisian akan terus menangkap semua pelaku pengeroyokan tersebut. Kami juga menghimbau agar para pelaku dapat menyerahkan diri,” tegasnya.
Ia mengatakan penangkapan para pelaku ini menjadi komitmen kepolisian mengusut tuntas perkara ini untuk memberikan rasa keadilan bagi korban. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kejadian ini.”
Berita Terkait
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Sanjung Putusan MK Larang MBG Pakai Dana Pendidikan, Das'ad Latif Soroti Peran PDIP
-
Deddy Sitorus Putar Video Rakyat 'Mati Konyol' di DPR, Sebut Negara dan Pemda Gagal!
-
Pengamat: Masyarakat Main Hakim Sendiri karena Tak Lagi Percaya Hukum
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya