SuaraBanten.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menyiapkan sejumlah strategi untuk mencegah terjadinya inflasi daerah saat menghadapi Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah/Tahun 2024.
Pejabat (Pj) Bupati Tangerang Andi Ony Prihartono di Tangerang mengatakan, Pemkab Tangerang telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengendalikan laju inflasi tersebut.
"Jadi kita sudah siapkan sembilan langkah yang akan dilakukan di Kabupaten Tangerang sesuai arahan dari Kemendagri, mulai dari pengecekan harga pangan hingga memantau ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat," katanya dikutip dari ANTARA.
Dia mengungkapkan, dari beberapa langkah atau strategi pengendalian laju inflasi daerah itu diantaranya seperti menggelar pasar murah atau operasi pasar, mengecek ketersediaan pangan hingga melakukan pengendalian harga.
Selain itu, pihaknya bakal menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perikanan setempat untuk menyiapkan kebutuhan bahan pokok yang diperlukan masyarakat.
Kemudian, dalam hal ini, Pemkab Tangerang juga melakukan koordinasi lintas instansi seperti dengan Bulog sebagai menyediakan logistik dasar untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadhan.
"Kita sudah melakukan kerja sama dengan daerah-daerah lain, untuk membantu mempermudah kelancaran penyaluran logistik, supaya nanti tidak terjadi kenaikan harga," terangnya.
Sejauh ini, kata Andi, kondisi harga dan kebutuhan pangan di daerah Kabupaten Tangerang dapat terkendali dengan baik. Dimana, sejumlah harga-harga pokok dasar seperti beras dan sebagainya bisa terkontrol, tidak terjadi lonjakan yang signifikan.
"Alhamdulillah untuk situasi harga kebutuhan pokok di Tangerang tidak terlalu melonjak. Semua dapat terkendali, meski ada beberapa harga yang masih belum stabil. Kemudian ketersediaan stok pangan kita masih aman karena kami terus berkoordinasi," kata dia. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Main di 2 Laga FIFA Series 2026 dan Berstatus Abroad, Gimana Performa Ramadhan Sananta?
-
Melihat Performa Lini Depan Timnas Indonesia Kontra Bulgaria, Bagus Tapi Belum Maksimal
-
Diterpa Hujan dan Angin, Atap Stadion Indomilk Arena Rusak
-
Belanja Tetap Ramai, OECD Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 4,8% pada 2026
-
John Herdman Geram Ramadhan Sananta Dihujat, Samakan Eks PSM dengan Giroud
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Di Balik Cekcok dengan Wabup, Ternyata Segini Total Kekayaan Bupati Lebak Hasbi Jayabaya
-
Profil Bupati Lebak Hasbi Jayabaya: Pewaris Dinasti Besar Viral Usai 'Semprot' Wakilnya Mantan Napi
-
Harga BBM Batal Naik, ASN Banten Diminta WFH Hari Jumat Demi Hemat Energi
-
Pasca Perang Dingin di Halal Bihalal, Bupati Lebak Mendadak Temui Gubernur Banten
-
7 Fakta Panas Cekcok Bupati vs Wabup Lebak: Dari Pelanggaran UU ASN hingga Serangan Personal