SuaraBanten.id - Seorang nelayan Tanjung Peni, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon bernama Dedi Santoso dikabarkan hilang di sekitar perairan Pulau Sangiang pada Selasa (5/3/2024) sekira pukul 10.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban menaiki perahu bernama Sunjaya bersama satu temannya hendak menjemput wisatawan yang memancing di Pulau Sangiang. Saat di perjalanan menuju lokasi dan sebentar lagi akan sampai, mesin perahu tersebut mati.
Lantaran mesin perahu bermasalah, teman korban berinisiatif berenang ke tepian meminta pertolongan kepada petugas untuk menjemput perahu dan korban yang masih di tengah laut.
Kasubsie Operasi dan Siaga Kantor SAR Banten, Heru membenarkan bahwa satu orang nelayan yang hendak menjemput wisatawan mancing di Pulau Sangiang itu hilang.
"Itu kapal wisata. Hari Senin dia itu drop wisatawan mancing di Sangiang. Hari Selasa sekitar jam 10 dia mau jemput tapi trouble mesin di sekitaran pulau Sangiang. Yang satunya berenang ke tepian, yang satunya lagi masih stay yang sekarang hilang ini," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (6/3/2024).
Heru mengungkapkan, berdasarkan keterangan yang diterima dari temannya yang selamat, perahu yang membawa korban itu menuju ke wilayah Lampung atau Pulau Sebesi.
"Setelah dicari, korban dan perahunya tidak ada. Berdasarkan informasi dari sana itu larinya ke Pulau Sebesi atau Lampung. Cuacanya memang lagi kurang bagus beberapa hari ini," ungkapnya.
Hingga saat ini, pihak Basarnas Banten telah berkoordinasi kepada pihak-pihak terkait untuk mencari nelayan yang hilang tersebut.
"Kita sudah koordinasi dengan yang di sana, kan di situ kan banyak alur-alur pelayaran. Kita juga sudah membuat broadcast ke pelayaran kalau melihat kejadian tersebut agar menginfokan," tutup Heru.
Berita Terkait
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Padahal RI Bisa Kaya dari Perikanan, Sayangnya Dimaling Asing
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Crazy Rich Cilegon Bagi-bagi Durian ke Ratusan Anak Yatim di Momen HUT PAN ke-28
-
Serang Dihebohkan Kehadiran Verrell Bramasta dan Edison Sitorus
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak