SuaraBanten.id - Sekretaris Daerah atau Sekda Kota Tangerang, Herman Suwarman menekankan pentingnya solusi dan adaptasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
Hal ini disampaikannya dalam kegiatan Sosialisasi Penyelesaian Perkara Gugatan Sederhana bagi UMKM kepada para pelaku UMKM, yang berlangsung di Ruang Al Amanah, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Jum’at (1/3).
Sekretaris Daerah Kota Tangerang, menyampaikan, kegiatan ini sebagai upaya Pemkot Tangerang dalam mendukung kemajuan UMKM di Kota Tangerang.
"Langkah ini agar para pelaku UMKM semakin memahami dalam menghadapi dinamika bisnis yang rentan terhadap berbagai permasalahan hukum, termasuk dalam perkembangan teknologi," ujar Herman.
Lanjut Sekda, Pemkot Tangerang tentunya akan terus berupaya mendorong peningkatan kapasitas dan kompetensi para pelaku UMKM.
"Pemkot akan terus berupaya tingkatkan kualitas UMKM, diantaranya melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan, seperti pelatihan digital marketing, manajemen keuangan, dan pengembangan produk," ucapnya.
Herman, berharap, agar para pelaku UMKM juga dapat meningkatkan kemampuannya dan mampu beradaptasi dengan teknologi.
"Di era digital ini, kemampuan beradaptasi dengan teknologi menjadi kunci penting bagi UMKM untuk berkembang. Para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital dalam memasarkan produk mereka, seperti melalui platform e-commerce dan media sosial, sehingga UMKM di Kota Tangerang dapat berkembang dan bersaing di era globalisasi ini," jelasnya.
Sekda, juga mengajak seluruh pelaku UMKM untuk berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.
"Kami berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan, UMKM di Kota Tangerang dapat menjadi lebih tangguh dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pembangunan daerah," pungkasnya.
Berita Terkait
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI
-
Kemendagri Koordinasikan Pemulihan Pascabencana Sumatera, Infrastruktur dan UMKM Jadi Prioritas
-
MotoGP Mandalika 2026 Catat Dampak Ekonomi Rp5,2 Triliun
-
Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan