SuaraBanten.id - Sebanyak 9 remaja yang diduga hendak tawuran diamankan personel Polsek Cilegon. Mereka diamankan setelah sebelumnya terdapat laporan warga Lingkungan Terate Udik, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon yang mencurigai para remaja tersebut hendak tawuran pada Sabtu (24/2/2024) malam sekira pukul 22.00 WIB.
Warga curiga lantaran ada video viral di media sosial yang memperlihatkan sejumlah remaja dari dua kelompok tengah tawuran dengan membawa senjata tajam di lokasi yang diduga di Jalan Bonakarta, Kota Cilegon, Banten.
Terkait video dugaan tawuran yang beredar di media sosial tersebut, pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan.
"Seiring dilakukan penyelidikan menyikapi video tawuran remaja yang viral sebelumnya, Unit Reskrim Polsek Cilegon, Polres Cilegon, Polda Banten bersama warga Lingkungan Terate Udik kemudian mengamankan sekumpulan remaja yang diduga akan tawuran tersebut," kata Kapolsek Cilegon, AKP Choirul Anam dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Minggu (25/2/2024).
Setelelah 9 remaja tersebut diamankan polisi, mereka kini dibawa ke Polres Cilegon untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan hendak tawuran tersebut.
"Setelah dilakukan pemeriksaan 9 anak remaja tersebut tidak ditemukan senjata tajam (sajam/benda) berbahaya lainnya, dan usia rata rata masih sekolah. Mereka yakni RA(18), MN(18), HA(18), FA(18), RA(18), RI(18), SR (18), IR (18), dan MR (18)," ujarnya.
Meski hasil dari pemeriksaan mereka tidak ditemukan senjata tajam dan benda berbahaya lainnya, 9 remaja tersebut tetap dilakukan pembinaan dan pernyataan untuk tidak melanggar hukum disaksikan oleh orang tua masing-masing, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda setempat.
"Kami menghimbau kepada masyarakat Kota Cilegon untuk membantu tugas kepolisian memberikan informasi bila terjadi kejahatan atau tindak pidana yang akan merugikan orang lain ataupun dirinya, segera menghubungi Polsek terdekat atau ke Call Center 110 Polres Cilegon Polda Banten." tutupnya.
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Pengantin Remaja: Membuka Tabir Realita Pernikahan Dini
-
Densus 88 Antiteror Polri Sebut Remaja Jakarta Paling Banyak Terpapar Paham Radikal
-
Banyak Anak Indonesia Terpapar Paham Neo-Nazi, Densus 88 Antiteror: Kurang Filter dari Negara
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
-
Tragedi Kripto dan Kanker, Membedah Motif Pembunuhan Sadis Anak Politisi PKS
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Buntut KDRT dan Gugatan Cerai? ART di Serang Jadi Korban Penusukan Brutal
-
3 Spot Trekking Hidden Gem di Lebak Banten buat Healing Low Budget
-
Waspada Pilih Pengasuh! Belajar dari Kasus Penculikan Balita di Serang, Dibawa Kabur Pakai Ojol
-
1.500 Rumah Terendam dan Ratusan Warga di Serang Mengungsi, Kecamatan Kasemen Paling Parah
-
BPBD Kabupaten Tangerang: 10.000 KK Terdampak Banjir, Kosambi Jadi Wilayah Terparah