SuaraBanten.id - Keberadaan TPSA Dengung di Kampung Dengung, Desa Sindangmulya, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Banten tengah dipersoalkan warga setempat.
Ini lantaran bau dari TPSA Dengung sampai ke permukiman warga Kampung Dengung.
Ini membuat warga Kampung Dengung menjadi terganggu lantaran bau tersebut menyesakan pernapasan mereka.
Ishak, salah seorang warga Kampung Dengung mengatakan jika bau tumpukan sampah dari TPSA Dengung sudah muncul dalam sebulan terakhir.
Kata Ishak, bau dari area pembuangan sampah itu masuk hingga ke dalam rumah.
“Kami menduga karena pengelolaan sampah yang kurang baik di TPSA Dengung. Hingga hampir semua warga yang berada di Kampung Dengung merasakan bau yang tidak sedap dari area pembuangan sampah,” kata Ishak mengutip dari BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Sabtu 24/2/2024).
Selain bau busuk, kata Ishak, warga pun mengeluh karena rumah-rumah mereka menjadi banyak dimasuki lalat.
Kata dia, lalat banyak sekali masuk ke dalam rumah dan mengganggu aktivitas mereka sehari-hari.
“Bau polusi ini sampai masuk ke dalam rumah apalagi di malam hari mengganggu istirahat masyarakat. Semoga para pelaku kebijakan dan pemerintah bisa mengatasi polusi ini dengan secepat mungkin,” jelasnya.
Terkait hal ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak Iwan Sutikno membenarkan jika keberadaan TPSA Dengung telah menimbulkan polusi udara di sekitar warga Kampung Dengung.
“Kita ada penataan, yang semula sampah menggunung dipindahkan kebelakang agar tidak terlihat kumuh, Bau diakibatkan ada proses pemindahan sampah,” jelas Iwan.
Iwan juga mengatakan jika pihaknya akan segera melakukan penanganan secepatnya, ini agar bau menyengat tidak masuk ke dalam rumah.
“Secepatnya secara berangsur kita tutup dengan tanah sehingga tidak bau,” terangnya.
Tag
Berita Terkait
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet
-
7 Cara Menghilangkan Bau Tidak Sedap pada Sepatu, Bisa Pakai Bahan Rumahan Ini
-
Bukan Cuma Minta Maaf, Ini Langkah Transjakarta Usai Viral Turunkan Penumpang Tunawisma karena Bau
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton