SuaraBanten.id - Sebuah video berisikan caleg ngamuk ditengah proses pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan tengah viral di media sosial.
Diketahui video berisikan caleg ngamuk ditengah proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan itu berasal dari Kabupaten Lebak.
Dimana si caleg ngamuk lantaran suaranya diduga hilang ditengah proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.
Setelah ditelusuri, diketahui caleg tersebut bernama Desi Herdiana Safitri dari Dapil 6 Partai NasDem.
Video berdurasi 6 menit 50 detik ini diambil ketika Desi Herdiana Safitri mengamuk di Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten.
Desi Herdiana Safitri saat ditemui wartawan, mengaku jika dirinya emosi lantaran suara dirinya hilang saat pleno rekapitulasi penghitungan suara.
Ia mengatakan, dirinya tidak terima dengan pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara saat itu.
Ia menilai dalam pleno rekapitulasi itu muncul sejumlah kejanggalan yang sangat meresahkan.
“Seperti yang terjadi di Desa Ciginggang terdapat 15 TPS, jumlah suara partai itu berjumlah 99 suara, tapi setelah di pleno rekapitulasi penghitungan suara jumlah suara partai itu menjadi 2 suara saja,” kata Desi saat ditemui disela-sela acara pleno seperti dikutip dari BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Kamis (22/2/2024).
Menurut Desi, tidak hanya suara dirinya, namun suara Partai NasDem pun hilang dalam pleno itu.
“Puluhan suara saya juga hilang, dan diduga suara saya masuk ke salah satu caleg di Dapil dan partai yang sama dengan saya,” ujarnya.
Ia pun curiga jika PPK Kecamatan Gunungkencana tidak mau terbuka dengan perhitungan suara itu.
Ini mengingat para penyelenggaran pemilu tidak mau memampangkan Formulir C1 Plano setelah melakukan perhitungan.
“Saya berharap agar Bawaslu, KPU dan instansi terkait yang menangani pesta demokrasi ini agar bisa bersama-sama agar Pemilu bisa berjalan aman dan lancar,” harapnya.
Tag
Berita Terkait
-
6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
-
Sudin Pertamanan Jakpus: Pohon Tumbang Matraman Ada di Area SPBU, Korban Tidak Luka Serius
-
Bikin Nyesek, Bayi Nangis Kangen Ibunya yang Jadi Korban Kecelakaan Saat Hamil
-
Bikin Nyesek, Bayi Nangis Kangen Ibunya yang Jadi Korban Kecelakaan Saat Hamil
-
Kebahagiaan Era Media Sosial: Antara Ekspresi Diri dan Kerentanan Emosional
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan UMKM Pilar Keuangan Berkelanjutan Global
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK