SuaraBanten.id - Seorang bayi di bawah lima tahun (Balita) di Kampung Gempol Sari, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten berinisial MF meninggal dunia usai digigit ular berbisa jenis Kobra, Senin (22/1/2024).
Kasie Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Aryono membenarkan adanya peristiwa balita digigit ular berbisa di Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten.
"Iya betul, kami mendapat laporan tadi siang terkait adanya balita yang jadi korban gigitan ular," katanya dikutip dari ANTARA, Senin (22/1/2024).
Kata dia, berdasarkan laporan yang diterimanya, peristiwa balita digigit ular itu terjadi ketika korban sedang bermain di dalam rumahnya.
Menurut informasi, korban digigit ular pada bagian lengannya setelah memasukan tangannya ke dalam lubang yang ada di rumahnya.
"Jadi itu rumah belum diplester. Masih alas tanah. Korban saat itu tengah bermain dengan memasukkan tangannya ke dalam lubang," paparnya.
Setelah diketahui orang tuanya, korban yang masih balita itu langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan dan perawatan petugas medis.
Namun, nahas korban tidak terselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit.
"Tempat kejadian perkara itu di Gempol Sari," pungkasnya.
Baca Juga: Hujan Lebat Timbulkan Longsor, 12 Rumah Roboh Satu Madrasah di Lebak Rusak
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
-
Dari Lomba hingga Tawa, Anak-anak Mauk Belajar Berani di Momen Kemerdekaan
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta