SuaraBanten.id - Ribuan warga memilih untuk menghabiskan waktu libur tahun baru 2024 di kawasan Masjid Raya Al A'zhom, Kota Tangerang, Senin (1/1/24). Menurut mereka, Masjid Raya Al A'zhom dengan wajah barunya adalah destinasi liburan yang tidak memerlukan uang banyak, tapi tetap menghibur.
Pantauan di lokasi, Masjid Raya Al A'zhom dipadati ribuan pengunjung. Baik di dalam masjid, teras masjid, hingga halaman masjid yang membludag hingga Taman Elektrik. Ribuan pengunjung datang dari berbagai daerah, dalam hingga luar Kota Tangerang.
Aninta (30), datang dari Kecamatan Neglasari mengaku berwisata ke Masjid Raya Al A'zhom karena penasaran dengan payung besarnya, seperti di Masjid Nabawi. "Berwisata kesini, tanpa biaya masuk, butuh ongkos dan jajan aja, jadi murah. Tapi saya, keluarga dan khususnya anak-anak bisa dapat berwisata religi yang terkesan," ungkap Aninta.
Hal senada juga diungkapkan, Andito (33) yang datang dari Rajeg, Kabupaten Tangerang. Ia mengaku, sengaja datang ke Kota Tangerang, khusus untuk melihat langsung payung taman Masjid Raya Al A'zhom.
"Awalnya saya lihat di berbagai postingan sosial media. Penasaran, jadi ya sekalian aja ajak anak-anak dan mertua jalan-jalan libur tahun baru ini ke Masjid Raya Al A'zhom. Kagum dengan Kota Tangerang, punya masjid yang megah seperti ini," tutur Andito.
Sementara itu, Bayu Prana Adha (27) warga asal Serpong mengaku baru pertama kali datang ke Masjid Raya Al A'zhom, diajak oleh sang istri dan anaknya yang masih bayi.
"Pertama kali, biasanya di rumah aja. Kali ini, cobain ke Masjid Raya Al A'zhom. Sepertinya, saya akan mengulang aktivitas ini, karena Masjid Raya Al A'zhom indah dan memiliki kesan yang berbeda di hati saya sejak awal saya sampai," katanya.
"Nanti, kapan-kapan pasti kesini lagi. Tempatnya benar-benar nyaman dan indah. Kagum saya dengan pembangunan dan lingkungan yang diciptakan disini," tambahnya.
Sebagai informasi, Masjid Raya Al A'zhom menjadi kawasan terintegrasi, dengan Taman Elektrik dan Puspem Kota Tangerang. Ya, suasana atau pemandangan itulah yang kini dirasakan saat berkunjung ke Masjid Raya Al A'zhom kebanggaan Kota Tangerang.
Baca Juga: Sore Jadi Waktu Rawan Macet di Anyer, Bakal Diberlakukan One Way?
Setelah mendapat sentuhan renovasi, Masjid yang dibangun pada 1997 ini kini tak memiliki pembatas atau pagar, serta terdapat empat payung besar dan megah seperti di Masjid Nabawi, Arab Saudi. Keagungan dan kemegahan Masjid dengan lima kubah besarnya ini kian terasa, dan selalu berhasil membuat decak kagum pengunjungnya.
Berita Terkait
-
Sore Jadi Waktu Rawan Macet di Anyer, Bakal Diberlakukan One Way?
-
Libur Tahun Baru, Jalur Menuju Pantai Anyer Padat, Penumpukan Terjadi di JLS
-
5 Pantai di Anyer yang Cocok Jadi Destinasi Wisata Bersama Keluarga Saat Tahun Baru
-
Ratusan Santri Milenial Pendukung Prabowo-Gibran Doa dan Dzikir Bersama di Malam Tahun Baru 2024
-
Hujan Lebat Berpotensi Guyur Banten di Malam Tahun Baru 2024, Dua Fenomena Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Belasan Warga Badui Tewas Digigit Ular Tanah, Apa Kendalanya?
-
Cek Jadwal KRL Rangkasbitung-Tanah Abang 2 Januari 2026: Kejar Kereta Pagi Biar Weekend Lebih Cepat
-
Destinasi Wisata Religi Terpopuler di Banten untuk Awali Tahun 2026 dengan Berkah
-
Melipir ke Cipanas Lebak! Ini 3 Hidden Gem Wisata Alam untuk Liburan Akhir Tahun 2025
-
Pemkot Tangsel Mampu Benahi Permasalahan Sampah, Pengamat: Ancaman Pidana Lingkungan Masih Prematur