SuaraBanten.id - Ratusan ulama dan kyai di Provinsi Banten menggelar ijtihad menjalang pemilihan presiden atau Pilpres 2024 mendatang.
Hasil ijtihad ratusan ulama dan kyai tersebut yakni mendukung Prabowo Subianto - Gibran Rakabuming Raka (Prabowo-Gibran) pada pesta politik 5 tahunan itu.
Beberapa tokoh ulama dan kyai asal Banten yang hadir di antaranya, KH Asep Nafis Bustomi dari Pesantren Al Hidayah Cisantri, KH Neni Sanja dari Riyadul Alfiyah Kadu Kaweng, KH. Ocep Sonhaji, Al Ubad Kadomas, hingga keluarga besar Mama Wirga Citundun.
"Hasil ijtihad kami seperti itu, kami putuskan bahwa ulama se’Banten dan tokoh-tokoh yang hadir pada hari ini, mendeklarasikan untuk kemenangan bapak Prabowo Subianto dan mas Gibran Rakabuming Raka," ujar KH. Ocep Sonhaji, usai deklarasi, di Kabupaten Pandeglang, Banten, Sabtu, (16/12/2023).
Kyai Ocep Sonhaji mengungkapkan pilihannya mungkin berbeda dengan keputusan ulama atau kyai lain. Namun, ia menghargai perbedaan pendapat itu.
Kata Kyai Ocep Sonhaji, jika Prabowo-Gibran terpilih menjadi pemimpin Indonesia, mereka menyerakhan masa depan negara kepada mereka.
Menurutnya, kepemimpinan Prabowo-Gibran saling melengkapi dan bisa saling gotong royong untuk membangun Indonesia menuju 2045.
Kata dia, doa dan deklarasi dari ulama dan kyai Banten yang melakukan ijtihad diharapkan bisa menjadi penyemangat keduanya dalam berkontestasi di Pilpres 2024.
"Kami percayakan sepenuhnya kepada bapak Prabowo Subianto untuk menjadi pemimpin bangsa yang akan datang, yaitu tahun 2024. Semoga ini menjadikan semangat kepada bapak Prabowo dan mas Gibran untuk menjadi presiden Republik Indonesia," jelasnya.
Baca Juga: Tangis Muhyani Pecah Kenang Dirinya Ditahan Karna Tewaskan Maling Kambing: Nasib Orang Gak Punya
Berikut pembacaan ijtihad dan deklarasi lengkap ulama serta kyai Banten, di Kabupaten Pandeglang, yang dibacakan oleh KH. Ocep Sonhaji:
"Kami tokoh dan ulama Banten, dengan ini mendeklarasikan diri, kami siap mendukung dan memenangkan pasangan calon presiden bapak Prabowo Subianto dan mas Gibran Rakabuming Raka menjadi presiden 2024-2029," ucapnya.
Kemudian menurut Koordinator Gerakan Banten Nyata (GBN) Faisal Dudayef mengatakan, hasil ijtihad, doa serta dukungan ulama dan kyai Banten itu menambah semangat relawan Milenial untuk memenangkan capres cawapres nomor urut dua di Pilpres 2024 nanti.
"Ini tentu menjadi energi positif bagi Gerakan Banten Nyata untuk berkegiatan kedepan. Ini menjadi semangat kita sebagai kaum muda yang ada di Gerakan Banten Nyata untuk terus menenangkan Prabowo-Gibran, khususnya di Banten," kata Faisal Dudayef, Sabtu (16/12/2023).
Faisal mengungkapkan, doa restu dari ulama dan kyai Banten, diyakini mempermudah serta meringankan langkah kaki mereka untuk suksesi pada 14 Februari 2024 nanti.
"Dan ini menjadi titik awal perjuangan Gerakan Banten Nyata dalam menenangkan Prabowo-Gibran. Semoga restu dan doa para alim ulama menyertai kami dalam berkegiatan yang bertujuan untuk menenangkan Prabowo-Gibran di Banten," jelasnya.
Berita Terkait
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Darurat Karhutla Kalbar: Prabowo Tambah 1.500 Personel TNI hingga Armada Helikopter Raksasa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Setelah 10 Tahun, BRI Jadi Perantara Pertemuan Seorang PMI dan Ibunya Lewat Program Tali Kasih
-
BRImo Taiwan Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital untuk PMI
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel