SuaraBanten.id - Syafrudin yang resmi purna bakti sebagai Wali Kota Serang, Banten pada Selasa (5/12/2023) bertemu warga, kyai, tokoh masyarakat dan RT RW di Kota Serang.
Momen Syafrudin bertemu dengan warga dan tokoh masyarakat Serang, Banten itu terjadi ketika pelepasan orang nomor satu di Kota Serang itu di Lapangan Masjid Agung Ats-Tsauroh.
"Atas nama pribadi dan keluarga saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak masyarakat, kyai, tokoh masyarakat dan RT RW yang sudah mengawal pembangunan di Kota Serang selama ini," kata Syafrudin dikutip dari ANTARA, Selasa (5/12/2023).
Dalam kesempatan itu, Syafrudin menyarankan RT dan RW terus mengawal pembangunan di Kota Serang. Ia juga meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang terus bersinergi dengan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan ASN di Kota Serang.
Menurutnya, sinergi telah dibangun akan membuat sejumlah program Pemerintah Kota Serang akan mudah dijalankan.
"Saya juga menyampaikan siapapun nanti yang jadi Pj nya saya menyarankan Sekda Kota Serang untuk terus membuat sinergi kepala OPD dan ASN Kota Serang sehingga program Pemerintah Kota Serang ini akan mudah dijalankan," ungkapnya.
Syafrudin mengucapkan terimakasih dan menyampaikan maaf sebesar-besarnya selama ia menjabat lima tahun sebagai Wali Kota Serang.
Kata dia, tentu banyak kekurangan yang dilakukan dan masih banyak pekerjaan rumah (PR) yang belum terselesaikan.
"Suka dukanya banyak Kota Serang pada saat lima tahun ke belakang kondisinya mulai dari pelayanan dasar, infrastruktur bisa dibilang buruk jadi agak susah juga untuk bisa menyelesaikan pembangunan yang merata," tuturnya.
Baca Juga: 13.876 Keluarga di Lebak Beresiko Stunting Diberi Telur dan Daging Ayam
Syafrudin kemudian menyinggung soal APBD Kota Serang yang sangat kecil sehingga membuat berat dalam melakukan percepatan pembangunan.
"Peninggalan dulu itu sangat parah sekali sehingga kami melanjutkannya sangat berat karena APBD Kota Serang itu kecil," ujarnya.
"Sekarang bagaimana caranya Pj atau Wali Kota selanjutnya meski anggaran kecil tapi bisa membangun Kota Serang," imbuh Syafrudin.
Lebih lanjut, Syafrudin menyebut sejauh ini dirinya belum mempunyai rencana untuk kegiatan selanjutnya dan memilih untuk beristirahat dalam seminggu ke depan.
"Belum ada rencana. Karena dalam minggu ini akan beristirahat dulu dan melepas lelah mudah-mudah ada program kedepannya," pungkasnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Warga Ingin Piknik Gratis di Ancol, DPRD DKI Sebut APBD Belum Mampu
-
Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam
-
Curi Suku Cadang Dua Kapal, Tiga Orang Ditangkap dengan Kerugian Rp800 Juta
-
Usut KMP Batumandi Terbakar hingga Terbalik di Merak, Polisi Periksa Penumpang dan Sopir
-
Pasca Kebakaran KMP Batumandi, Tim SAR Lakukan Pendinginan di Merak
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu
-
1.100 Korban PHK PT PWI 6 Rangkasbitung Diprioritaskan Masuk Perusahaan Baru
-
Operasi Patuh Maung 2026 di Banten, Ini Daftar Titik yang Perlu Diwaspadai Pengendara
-
Nekat Angkut 32 Ribu Benur Lobster Tanpa Izin, Pria Asal Sukabumi Dihentikan Polisi di Lebak