Sementara, untuk jenis narkoba yang ditemukan di Banten tidak ada yang baru. Namun, dalam peredaran narkotika yang berhasil dibongkar adalah jenis sabu, ekstasi, dan ganja.
"Sementara ini belum, kan terakhir itu sudah diungkap sama Bareskrim Polri di Jawa. Kemungkinan di kita ada, karena buktinya sekarang sudah ada modus melalui keripik pisang," katanya.
Jenderal bintang satu ini menambahkan narkotika yang diselundupkan ke Banten itu berasal dari jaringan internasional.
Beberapa jaringan pengedar narkoba tingkat internasioanal seperti, jaringan Afrika, China, hingga Thailand yang memasukan narkotika ke Banten.
Namun, narkoba dari jaringan itu tetap transit di negara tetangga sebelum diselundupkan ke Indonesia.
"Macam-macam, terutama Negara Afrika banyak, China, Thaliland dan sebagainya," ujarnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Pengungkapan Pabrik Sabu di Cengkareng, Versi Nyata dari Film Breaking Bad
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persita: Duel Sesama Tim Terluka
-
Bandar Narkoba Setor Rp1,8 M ke AKP Malaungi Diburu! Polisi Beberkan Ciri Fisik Hamid alias Boy
-
Derby Banten Milik Dewa United! Jan Olde: Bukan Soal Gaya, yang Penting Tiga Poin
-
Berupaya Kabur Saat Ditangkap, Bandar Narkoba Ko Erwin Ditembak di Kaki
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Kejari Serang Geledah Kantor BPN: Dokumen Disita, Uang Tunai Rp220 Juta Diamankan
-
Rapor Merah Hasbi Jayabaya, Proyek Alun-alun Rp4,9 Miliar Jadi Sorotan Mahasiswa
-
Gratis dan Aman! Ini Syarat Titip Kendaraan di Polsek dan Polres Banten Selama Lebaran
-
Rapor Merah Setahun Untuk Kepemimpinan Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya
-
Imbas Serangan AS-Israel ke Iran, Kontingen Anggar Arab Saudi dan Qatar Tak Bisa Pulang dari Jakarta