SuaraBanten.id - SuaraBanten.id- Pertandingan Liga 2 2023/2024 antara Perserang vs Malut United FC terpaksa ditunda.
Diketahui, pertandingan antara Perserang vs Malut United FC tersebut seharusnya berlangsung Sabtu 11 November 2023 lalu di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Banten.
Namun pertandingan Perserang kontra Malut Uited itu ditunda karena kondisi lapangan di Stadion Maulana Yusuf tidak layak.
Berdasarkan unggahan sebuah foto akun Instagram @pengamatsepakbola, tampak lapangan Stadion Maulana Yusuf Serang, Banten dalam kondisi yang sangat buruk.
Rumput lapangan di stadion yang berada di wilayah Ibu Kota Provinsi Banten tersebut tampak rusak dan becek, bahkan ada beberapa bagian lapangan yang tidak tertutup rumput.
Kondisi tersebut tentu membuat pertandingan Liga 2 2023/2024 tidak bisa digelar karena bisa membahayakan para pemain.
Penundaan pertandingan Perserang vs Malut United tentu menjadi kerugian bagi kedua tim. Perserang Serang kehilangan kesempatan untuk meraih poin penuh di kandang.
Sementara, Malut United FC kehilangan kesempatan untuk mencuri poin dari tim tuan rumah. Penundaan pertandingan tersebut juga menjadi sorotan publik.
Banyak netizen yang menyayangkan kondisi lapangan Stadion Maulana Yusuf yang tidak layak untuk menggelar pertandingan Liga 2.
Baca Juga: Siswa SMPN 1 Cibadak Lebak Diduga Jadi Korban Pembacokan
Dari 2.346 komentar, mereka berharap agar pihak terkait dapat segera memperbaiki kondisi lapangan agar pertandingan-pertandingan selanjutnya dapat digelar dengan lancar.
Melihat unggahan tersebut, sejumlah netizen kemudian meninggalkan beragam komentar di akun medsos pengamat sepak bola.
"Kenapa stadion BIS blum di pake?," ungkap @st_rekriansyah:
"Emang di serang gak ada lapangan lagi selain ini kah?," tanya @suksesbola.
"Minta liga dijalankan, tapi fasilitas juga harus memadai dong pak," ujar @byuidluk.
"Sebaiknya mmg harus ada standarisasi kelayakan lapangan sebelum pertandingan digelar," timpal @lestarindo_soccerfield.
Berita Terkait
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang