SuaraBanten.id - Panas Bumi termasuk energi yang tergolong ramah lingkungan karena minim emisi dan salah satu prioritas pengganti energi fosil. PLTP Patuha berhasil menjadi sumber energi bersih bagi warga Bandung Selatan.
Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha didirikan pada tahun 2014 dan dikelola oleh PT Geo Dipa Energi. Dikutip laman resmi Geo Dipa Energi, proyek dengan nilai lebih dari Rp 1 triliun ini terletak di sekitar Gunung Patuha di Jawa Barat yang berada sekitar 40 km di sebelah selatan kota Bandung. Geo Dipa Energi berhasil menyelesaikan pembangunan 1 unit PLTP di Patuha dengan kapasitas 60 MW pada 2014 lalu.
Mereka kini berencana mengembangkan PLTP Patuha Unit 2 dan Unit 3 masing-masing dengan kapasitas 55 MW. Sebagai informasi, volume emisi karbon semakin meningkat sehinggan menyebabkan pemanasan global serta perubahan iklim.
Ditambah dengan penggunaan bahan bakar fosil yang masih tinggi pada penggunaan kendaraan hingga mesin pabrik menjadi faktor terancamnya keamanan energi dan lingkungan yang sangat serius. Selain langka, bahan bakar fosil tak ramah lingkungan dan dibutuhkan energi bersih bersumber dari energi terbarukan yang aman, murah, dan jumlahnya tak terbatas.
Patuha, sebuah kawasan di Wilayah Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung memilik potensi panas bumi yang sangat melimpah, sehingga menjadi harapan masyarakat untuk mendapatkan akses energi bersih.
Kawasan ini disebut sebagai surga energi panas bumi, sehingga keberadaannya harus dilestarikan dan dimanfaatkan dengan baik demi kepentingan masyarakat dan negara.
Dilansir dari Ayo Bandung (jaringan Suara.com), PLTP Patuha dikembangkan dengan investasi sebesar Rp 1,2 Triliun. PLTP Patuha dinyatakan mampu melistriki sebanyak 60 ribu rumah dan diyakini dapat menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 377 ribu ton CO2/ tahun.
Pada tahun 2023 ini, PT Geo Dipa Energi telah mengembangkan PLTP Patuha Unit 2 dengan kapasitas 55 Watt. Selain memberi manfaat langsung dari segi kelistrikan, PLTP Patuha juga telah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bandung.
PLTP ini telah menyetor lebih dari Rp 11 Milyar kepada Pemda agar daerah penghasil panas bumi ini dapat merasakan langsung manfaat dari adanya Pembangkit Listrik berbasis energi terbarukan ini.
Baca Juga: Forum IREIS 2023, Turbin Angin Efisien dalam Mengubah Energi Angin Menjadi Listrik
Selain panas bumi, masih banyak sumber energi terbarukan yang melimpah di Jawa Barat seperti angin, air hingga biomassa namun keberadaannya masih belum digunakan secara maksimal.
Saat ini Pemerintah terus menggenjot pengembangan energi bersih di berbagai wilayah di Indonesia dan bekerjasama dengan berbagai negara seperti Amerika dan China yang sudah lebih dulu mengembangkan energi ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- 3 Fakta Gila Usai Persib Bandung Kalahkan FC Seoul: Tumbangkan Ranking 26 Asia
Pilihan
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil