SuaraBanten.id - Peranan penting UMKM dalam membangun perekonomian Indonesia harus didukung dengan support system bagi UMKM untuk dapat mengembangkan bisnisnya dan naik kelas, bahkan menuju pasar global.
Hal tersebut dibuktikan oleh bank yang fokus di segmen UMKM, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI. BRI mampu mengantarkan dua UMKM binaannya untuk unjuk gigi di pameran dagang internasional ternama, New York (NY) Now Summer Market 2023, yang diselenggarakan pada 13 - 16 Agustus 2023, di Jacob K. Javits Convention Center, New York, Amerika Serikat.
Dua UMKM tersebut adalah La Vida Home Indonesia dan Sunandsand. Mereka merupakan UMKM alumni BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR kategori kriya yang sebelumnya terpilih melalui rangkaian kegiatan kurasi oleh Kurator dari Amerika Serikat, Jennifer Isaacson pada 8 Maret 2023, di Brilian Center, Jakarta.
Mereka adalah 2 dari 11 UMKM Indonesia yang terpilih dan telah menerima pelatihan pengembangan produk dan marketing tools selama 2 bulan oleh kurator. Keberangkatan UMKM berprestasi ini merupakan hasil kolaborasi BRI dengan KJRI New York, dalam rangka mendukung UMKM Indonesia menembus Pasar Global dan sebagai rangkaian Road to BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023.
Terkait dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Kecil & Menengah BRI, Amam Sukriyanto mengatakan, BRI terus berkomitmen mendampingi UMKM agar dapat berkembang hingga go global dan bersaing dengan produk lainnya dari berbagai negara.
“BRI akan terus mendukung UMKM Indonesia untuk memenuhi standar global. Harapannya, UMKM agar tetap fokus memikirkan brand dan bisnis mereka secara strategis, mengikuti perkembangan zaman yang sesuai dengan tren global, sehingga UMKM terpacu untuk terhubung dengan seluruh dunia,” ucapnya.
La Vida Home Indonesia didirikan pada tahun 2014 oleh Nanik Salvia, terinspirasi dari kekayaan alam Indonesia berupa kayu dan capiz (windowpayne oysters), yang hadir dalam bentuk alat dapur dengan motif-motif khas Indonesia seperti kawung dan megamendung.
Sementara itu, Sunandsand didirikan pada tahun 2019 oleh Rafika, yang juga terinspirasi dari kecintaan dan kekayaan alam Indonesia seperti kerang, agel, lontar dan rotan yang hadir dengan teknik rajutan dan anyaman desain kontemporer.
NY NOW sendiri adalah pameran dagang business-to-business yang menampilkan exhibitor terpilih dengan produk terbaik di bidang home decor, jewelry/accessories, dan gift/lifestyle. Key buyers seperti Ross Stores (holding company TJMaxx, Burlington, Homegoods), Whole Foods, serta beberapa museum store di AS, seperti San Diego Museum, Seattle Art Museum, Philadelphia Museum menghadiri pameran ini untuk mencari supplier berbagai produk terbaru.
Baca Juga: BRI Hadirkan Showcase Ekosistem Sustainable & Innovative Financing di AIPF 2023
Pada 2023, NY NOW juga memuat para exhibitor ke dalam Bulletin, platform online untuk melakukan promosi dan penjualan produk-produk exhibitor.
Jumlah pengunjung pada NY NOW Summer Market 2023 mencapai 10.000 orang dengan lebih dari 1.300 calon buyers yang mengunjungi Pavilion Indonesia. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kehadiran Indonesia mengambil bentuk pavilion (Pavilion Indonesia @NYNOW Summer Market 2023) dan menghadirkan 11 (sebelas) UMKM Indonesia berkolaborasi dengan Bank Rakyat Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Bank Indonesia, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pada NY NOW Summer Market 2023, Pavilion Indonesia berhasil menghasilkan potensi transaksi sebesar USD 368,278 (sekitar Rp5,5 miliar) selama satu minggu pelaksanaan acara dan potensi transaksi sebesar 1,6 juta dolar AS hingga satu tahun ke depan.
Berita Terkait
-
Untuk Capai Transisi Energi, BRI Bukukan Green Loan hingga Rp79,4 Triliun
-
Demi Sukseskan Transisi Energi, BRI Jadikan Pembiayaan Hijau sebagai Prioritas
-
BRI Bukukan Green Loan Rp79,4 Triliun untuk Capai Transisi Energi
-
Direktur Kepatuhan BRI: BRI Terus Jaga Status Green Loan dengan Jadikan Pembiayaan Hijau sebagai Prioritas
-
Sukseskan Transisi Energi, BRI Bukukan Green Loan Rp79,4 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi