SuaraBanten.id - Sebuah video yang memperlihatkan pasangan mesum yang tengah digerebek warga di kuburan Cina di kawasan Adiyasa Cisoka, Kabupaten Tangerang, Banten viral di media sosial.
Salah satu media sosial yang mengunggah video pasangan mesum digerebek di kuburan Cina, Cisoka Kabupaten Tangerang itu yakni akun Instagram @abouttngid, Jumat (25/8/2023) kemarin.
Video berdurasi 28 detik itu, memperlihatkan kedua sejoli pasangan mesum itu diduga dipergoki saat tengah berbuat asusila.
Saat digerebek, keduanya ketakutan dan mencoba menutupi wajah dan kemaluannya saat direkam warga.
Menurut informasi peristiwa tersebut terjadi pada Kamis 25 Agustus 2023 malam sekira pukul 21.30 WIB.
Gerak gerik pasangan tersebut sebelumnya sudah dicurigai warga sekitar lantaran masuk ke area kuburan yang gelap.
Terlebih, tempat itu memang sering kali dijadikan tempat mesum hingga warga sekitar geram dengan perlakuan mereka.
Setelah digerebek warga, permasalahan dua sejoli itu kemudian diselesaikan di Polsek Cisoka.
Sementara itu,
Baca Juga: Larangan Terdakwa Revenge Porn Pandeglang Gunakan Internet 8 Tahun Dicabut, Kok Bisa?
Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief N Yusuf membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mencari identitas pasang sejoli tersebut.
"Saat ini penyidik sudah melakukan klarifikasi kepada 4 orang saksi untuk dimintai keterangan, termasuk melakukan koordinasi dengan ahli. Untuk pasangan yang terekam dalam video sedang kami cari tahu untuk identitasnya," kata Arief saat dihubungi suara.com, Minggu (27/8/2023).
Disampaikan Arief, bahwa saat ini pihaknya belum memutuskan apakah ada unsur pidana yang dilakukan oleh pasangan sejoli tersebut lantaran masih menunggu selesainya proses penyelidikan.
Di samping itu, Arief mengaku, bahwa sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan dari pihak manapun terkait dugaan asusila seperti dalam video viral tersebut.
"Nanti hasil penyelidikan dapat disimpulkan apakah ada peristiwa hukum tentang keadaan, kejadian dan perbuatan tentang video bermuatan asusila itu. Hingga saat ini belum ada pihak manapun yang membuat laporan terkait kasus tersebut," terangnya.
Ia pun menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak segan-segan melapor ke pihak kepolisian dan tidak nekat main hakim sendiri bila menemukan adanya dugaan tindak pidana yang terjadi di lingkungan sekitar.
Berita Terkait
-
Status Menantu A Rafiq Sebelum Fahd A Rafiq Kena OTT KPK Kasus BPN Bogor
-
Viral Biksu Mesum dan Korup, Lembaga Budha Thailand Bantah Ada Kasus di Kuil Lain
-
Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari
-
Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
-
Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil
-
Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau: SAR Sisir Laut hingga Bengkulu dan Enggano
-
Alarm Kekeringan Menyala di Tangerang, Dua Kecamatan Masuk Status Awas
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang