SuaraBanten.id - Polda Banten secara resmi telah menetapkan sang ibu Rihanah (42) dan mantan suami Rozy Zay Hakiki (22) sebagai tersangka kasus perzinahan sesuai pasal 284 KUHP yang dilaporkan oleh Norma Risma (22) pada Rabu (23/8/2023).
Diketahui, Norma Risma melaporkan ibu kandung dan mantan suaminya ke Polda Banten pada Minggu (29/1/2023) lalu lantaran diduga melakukan perselingkuhan. Bahkan kasus tersebut sempat menghebohkan jagad media sosial beberapa waktu lalu.
"Barusan di info sama penyidik Polda Banten. SP2HP-nya naik status jadi Tersangka atas nama Rozi dan Rihanah," kata Tim 911 Hotman Paris, Subadria Nuka selaku kuasa hukum Norma Risma, Rabu (23/8/2023) malam melalui pesan singkatnya.
Disampaikan Subadria, bahwa Norma Risma merasa puas usai mendapat kabar bahwa ibu kandung dan mantan suaminya telah ditetapkan tersangka dan akan segera diadili.
"Norma cukup lega dan puas setelah panjangnya drama ini," ujarnya.
Hal itu turut dibenarkan oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Kompol Herlia Hartarani. Menurutnya, dari hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan pihaknya, kasus tindak pidana perzinahan pasal 284 KUHP yang dilaporkan Norma Risma kini naik ke tahap penyidikan.
"Berdasarkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi, maka pada Jumat (18/8/2023), tim melakukan gelar perkara kembali. Dari hasil gelar perkara telah ditetapkan RH dan RZ sebagai tersangka kasus perzinahan sesuai pasal 284 KUHP," ungkap Herlia dalam keterangan resminya pada Kamis (24/8/2023).
Herlia menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya akan memanggil kedua tersangka untuk meminta keterangan lebih lanjut, termasuk mengirimkan surat penetapan tersangka Rihanah dan Rozy Zay ke pihak Kejati Banten.
Untuk itu, ia pun meminta kepada kedua tersangka untuk bersikap kooperatif agar persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera diselesaikan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca Juga: Kasus Zina Menantu dengan Mertua, Rozy dan Rihana Akhirnya Jadi Tersangka
"Selanjutnya penyidik akan mengirim pemberitahuan penetapan status tersangka ke Kejati Banten. Dan akan melakukan pemanggilab terhadap kedua tersangka yang sudah dijadwalkan untuk meminta keterangan lebih lanjut," tandas Herlia.
Kontributor: Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Momen Irfan Hakim Dirukiah Syekh Ahmad Al Misry Kembali Disorot
-
KPK Percepat Kasus Korupsi Haji, 2 Tersangka Swasta Segera Diperiksa
-
KPK Cegah 2 Tersangka Baru dalam Korupsi Kuota Haji Bepergian ke Luar Negeri
-
Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video