SuaraBanten.id - Penjabat alias Pj Gubernur Banten Al Muktabar menerima ribuan warga adat suku Bady dalam kegiatan Seba Baduy 2023 di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam'un No. 5, Kota Serang, Sabtu (29/4/23).
Sekira 1.224 masyarakat adat Baduy yang mengikuti prosesi ritual tahunan masyarakat ada Baduy yang berada di Kabupaten Lebak, Banten itu.
Dalam kegiatan Seba Baduy 2023 itu, ribuan warga Baduy melakukan perjalanan spiritual melawati beberapa kota tabupaten diantaran Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan terakhir di Gedung Negara Kota Serang.
"Selamat datang di Gedung Negara Provinsi Banten, mudah-mudahan dengan kebersamaan ini kita dapat terus membangun Baduy, membangun Lebak, membangun Banten, dan juga membangun Indonesia," kata Al Muktabar.
Al Muktabar mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan berbagai fasilitas dan kebutuhan masyarakat adat Baduy selama menjalani Seba Baduy seperti pelayanan kesehatan, tempat peristirahatan, hiburan masyarakat hingga jamuan-jamuan yang dibutuhkan.
Dalam kesempatan itu, Al Muktabar juga memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya bagi masyarakat adat Baduy yang berkunjung sebagai bentuk rasa syukur dan menjalin silaturahmi kepada Pemerintah Provinsi Banten.
"Sudah kita siapkan semua fasilitas dan kebutuhannya. Mudah-mudahan ini berkenan hingga prosesi Seba Baduy selesai serta Pemerintah Provinsi Banten memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya bagi saudara kita masyarakat Baduy," imbuhnya.
Sebelum bertemu dengan Al Muktabar di Gedung Negara, masyarakat Baduy melakukan pemeriksaan kesehatan di Gedung Juang 45, Kota Serang yang disediakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten.
Pelayanan kesehatan yang disediakan di antaranya pemeriksaan tensi darah, gula darah dan pemeriksaan terhadap penyakit tidak menular (PTM). Jika dibutuhkan tindakan lebih lanjut akan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.
Baca Juga: Ganjar Disambut Hangat Ribuan Warga Saat Hadiri Halal Bihalal di Lebak Banten
Dalam kesempatan itu, Dinas Kesehatan Provinsi Banten menurunkan 15 orang tim kesehatan dan 1 dokter umum serta 1 dokter spesialis medical check up.
Usai dilakukan pemeriksaaan terhadap warga Baduy, tim Dinas Kesehatan Provinsi Banten juga memberikan obat-obatan kepada masyarakat Baduy.
Salah satu warga Baduy, Pulung mengatakan, dengan adanya tempat pelayanan kesehatan tersebut sangat membantu masyarakat Baduy yang sedang melakukan Seba Baduy.
"Terbantu jeng aya tempat berobat didieu, bisa menta obat (terbantu dengan adanya tempat berobat disini dan bisa minta obat juga)," ungkapnya. (Adv Diskominfo Banten)
Berita Terkait
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
-
Hari Keempat, Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Belum Berbuah Hasil
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit