SuaraBanten.id - Mulai hari ini, Sabtu (15/4/2023) truk logistik dan pemudik motor yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatra diarahkan ke Pelabuhan Ciwandan alias Pelindo Banten, Kota Cilegon Banten.
Pada hari pertama arus mudik lebaran 2023 atau tepatnya H-7 Idul Fitri 1444 Hijriyah atau Lebaran 2023, kondisi Pelabuhan Ciwandan dipadati truk logitik.
Antrean truk logitik di Pelabuhan Ciwandan pada arus mudik lebaran 2023 bahkan tampak tak tertampung hingga harus mengantre hingga di Jalan Lingkar Selatan (JLS).
Antrean truk logistik pun akhirnya mengular hingga sekira 3 kilometer di JLS. Petugas kepolisian tampak bersiaga simpang tiga JLS.
Pantauan SuaraBanten.id, sekira pukul 17.00 WIB kendaraan logistik yang membawa kebutuhan ekspedisi alami kepadatan antrean.
Antrean panjang terjadi mulai dari dalam Pelabuhan Ciwandan hingga ke JLS. Meski demikian, antrean tersebut tidak menyebabkan kemacetan bagi pengendara lainnya.
Kendaraan truk logistik mengantre panjang di bagian bahu jalan sebelah kiri.
Sementra bagian sebelah kanan djalur yang sama, terdapat kelenggangan sehingga pengguna jalan lain tidak terganggu, terutama bagi pemudik motor yang hendak ke Deramaga Pelabuhan Ciwandan.
Di pertigaan JLS, tampak petugas kepolisian tengah mengatur lalulintas dengan memberlakukan delay sistem.
Baca Juga: Banyak Pemudik Motor Babalas ke Pelabuhan Merak, Keluhkan Penunjuk Arah ke Pelabuhan Ciwandan
Sementara itu, pemudik motor yang hendak menyebrang ke Pulau Sumatra di Pelabuhan Ciwandan terpantau sepi.
Salah satu sopir truk logistik Rizki, mengaku sudah mengantre hingga 8 jam. Mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIN baru memasuki Pelabhuan Ciwandan.
"Dari jam 8 pagi ngantre gantian masuknya," ungkapnya.
"Anterean juga di JLS panjang," tambahnya.
Ia mengatakan, dirinya membawa logistik roti dari Bandung hendak mengirim ke Lampung.
"Dari Bandung mau ke Lampung bawa roti,"ucapnya.
Berita Terkait
-
Disorot Jadi Biang Polusi Jakarta, Banten Siapkan Langkah Tekan Emisi PLTU Suralaya
-
Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar, Eks Kakanwil DJP Mohamad Haniv Ditahan KPK
-
Membaca Daya Beli dari Antrean SPBU: Potret Ekonomi di Balik Pilihan BBM
-
Antrean iPhone Tidak Bisa Menjadi Ukuran Kesejahteraan Indonesia
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kewalahan Melayani Pembeli, Durian Khas Badui Jadi Prima Dona Panen Raya di Lebak
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis