SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon Helldy Agustian baru saja menemui Ketua Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (Apeksi) sekaligus Wali Kota Bogor Bima Arya di Balai Kota Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/3/2023).
Kedatangan Helldy Agustian untuk berkoordinasi terkait persiapan Rapat Koordinassi Wilayah (Rakorwil) III Apeksi yang bakal digelar di Kota Cilegon, Banten.
Dalam kunjungannya Helldy Agustian langsung ditemui oleh Bima Arya dan memastikan Kota Cilegon siap menjadi tuan rumah Rakorwil III Apeksi yang segera digelar dalam waktu dekat.
"Sehubungan dengan hal tersebut kami sudah mempersiapkan tinggal meminta doa restu kepada Ketua Apeksi untuk tanggal pelaksanaannya dan wajib hadir di Cilegon," kata Helldy Agustian.
Dalam kesempatan itu, Helldy mengungkap isu strategis yang dibahas dalam Rakorwil III Apeksi. Salah satunya soal pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan honorer.
"Tadi saya sudah sampaikan terkait tenaga honorer yang sudah 15 tahun mengabdi di Cilegon untuk menjadi P3K ternyata sulit. Hal ini dikarenakan P3K diaturnya sama pemerintah pusat sehingga banyak honorer dari luar Cilegon yang berbondong-bondong mendaftar di Cilegon. Itu di antara isu yang akan kita bahas di Rakorwil nanti untuk mencari jalan keluarnya," ungkapnya.
Helldy berharap pertemuannya dengan Ketua Apeksi bisa menentukan kepastian tanggal penyelenggaraan Rakorwil III.
"Tadi juga kita sudah menentukan tanggal fix pelaksanaan, semoga tidak ada pembatalan, sehingga kita bisa segera menyebarkan undangan dan mematangkan konsep acara sehingga penyelanggaraan Rakorwil III Apeksi bisa berjalan dengan lancar," pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Apeksi Bima Arya mendukung penuh penyelenggaraan Rakorwil III Apeksi di Kota Cilegon.
Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Serang Banten, Rabu 29 Maret 2023
"Tadi kami berkoordinasi kesiapan Cilegon menjadi tuan rumah Rakorwil III Apeksi, terkait soal teknis kesiapan waktu tempat dan lain, saya menganggap Pak Wali Kota Cilegon sangat semangat, timnya sangat kompak ke sini. Insya Allah secara teknis sudah siap konsepnya," ungkapnya.
Bima Arya juga menyebut dua hal yang bakal dibahas dalam pertemuan itu. Hal itu penting agar pertemuan Rakerwil III APEKSI ada hal yang disuarakan oleh para wali kota di wilayah III.
"Pertama tentang birokrasi kepegawaian bagaimana nasib dari P3K atau honorer kita ingin menyampaikan konsep dan memberikan kepastian kepada nasib mereka. Kedua, terkait dana transfer pusat ini terkait kebijakan fiskal antara pusat dan daerah," terangnya.
Diketahui, Rakorwil III Apeksi yang akan digelar di Kota Cilegon bakal dihadiri oleh 25 wali kota dari lima provinsi di Indonesia, yakni Provinsi Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Kontributor: Sopian Sauri
Tag
Berita Terkait
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
Anggaran Seret, Pemerintah Larang Pemda Rumahkan PPPK
-
Motor Listrik Korupsi BGN untuk Guru Honorer: Solusi Cerdas atau Masalah Baru?
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
#AksiAsri Operasi Semut: Langkah Kecil Menggerakkan Indonesia Asri
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang
-
Ditangkap di Tangerang via Red Notice Interpol, Ini Nasib WN Siprus Abdul Karim
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget