SuaraBanten.id - Tangis orangtua korban penculikan anak di Kota Cilegon, Banten pecah, Rabu (25/1/2023) pagi. Seperti diketahui Adriana Syafitri (4) telah ditemukan personel Polres Cilegon di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Dilasir dari tayangan video yang diunggah akun Instagram @beritacilegon yang diunggah Rabu (25/1/2023) pagi. Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro yang mengenakan kaos panjang hitam tampak menggendong korban penculikan anak di Cilegon, Banten.
Tangan anak berusia 4 tahun yang mengenakan baju merah itu tampak bersiap untuk dipeluk sang ibu yang ada di depannya. Sementara, tangis sang ayah pecah saat melihat anaknya kembali ke pelukan sang istri, ia pun tampak mengambil posisi sujud syukur sambil menangis histeris.
Kemudian Kapolres Cilegon AKBP Eko Tjahjo Untoro dan Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Muhammad Nandar meminta ayah korban untuk bangun dan masuk ke dalam Mapolres Cilegon bersama istri dan kedua anaknya.
Tak hanya sang ayah, tangis ibu dan kakak anak korban penculikan itu juga tak terbendung saat Adriana Syafitri kembali ke tengah keluarga mereka.
Sebelumnya diberitakan, Anak bernama Adriana Syafitri alias AS (4) warga Lingkungan Jombang Cemara, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Banten yang sempat dikabarkan diculik berhasil ditemukan oleh Polres Cilegon, Rabu (25/1/2023) dini hari sekira pukul 02.00 WIB.
Diketahui, kabar penculikan AS sempat di Ramayana Cilegon, Banten pada 2 Januari 2023 lalu sempat menyita perhatian publik. AS berhasil ditemukan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Kabar AS berhasil ditemukan itu dikabarkan Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro melalui akun Instagram Polres Cilegon @polres_cilegon.
"Saya AKBP Eko Tjahyo Untoro selaku Kapolres Cilegon menginformasikan bahwasanya kasus penculikan yang terjadi pada 2 Januari 2023 telah kami amankan," katanya Eko dalam video tersebut.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Anak yang Diculik di Ramayana Cilegon Telah Ditemukan
Eko mengungkap anak tersebut ditemukan di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada Rabu (25/1/2023) dni hari.
"Tadi pagi pada pukul 02.00 WIB (Anak yang diculik diamankan) di wilayah hukum Polda Metro Jaya yaitu di Pasar Minggu," ungkapnya.
Lebih lanjut, korban dan pelaku kini sudah diamankan ke Polres Cilegon. Polisi akan terus melakukan pendalaman terkait kasus tersebut.
"Sekarang korban dan pelaku sudah kami bawa ke Polres Cilegon, untuk rencana tindak lanjut akan kami lakukan pendalaman terhadap pelaku," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Festival Tabuh Bedug Digelar di Teluknaga, Gubernur Banten Dorong Jadi Event Nasional
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial