SuaraBanten.id - Artis sensasional Nikita Mirzani saat ini bebas menikmati udara segar usai dilaporkan oleh Dito Mahendra dalam kasus dugaan pencemaran nama baik.
Meski telah dinyatakan bebas dari jeratan hukum Nikita Mirzani mengaku menyimpan dendam tidak hanya dengan Dito Mahendra, tapi juga sejumlah anggota polisi.
Ia mengaku kasus yang dituduhkan kepadanya dibuat-buat oleh para oknum polisi di Polres Serang Kota sehingga membuatnya akan melakukan langkah hukum selanjutnya. Nikita juga meminta untuk para polisi agar lebih netral dalam menjalankan sebuah kasus tanpa melihat latar belakang.
"Untuk aparatur negara ya, bisa gak kalau ada laporan itu gak usah ada interferensi gitu, gak usah misalkan dia kenal sama siapa akhirnya dibantu padahal dia salah, jangan kek gitu. Kita tu harus netral," ungkap Nikita.
"Iya ya, oknum ya oknum," timpal Deddy Corbuzier.
Nikita yang dulu dikenal membela aparatur negara kini mengaku dirinya telah memblacklist Polres Serang Kota usai kasusnya dengan Dito Mahendra. Seperti yang dikutip dalam podcast Deddy Corbuzier.
"Nanti suatu saat polisi diapa-apain lagi aku pasti akan speak up bantuin tenang aja cuman Serang engak. Iya kalau Serang udah aku blacklist, pokoknya kalau ada masalah di Serang aku bakal speak up apalagi kalau polisi jail gitu sama warga," kata Nikita Mirzani
"Aku dendam banget jadinya om, ya Allah om coba bayangin anakku didorong, Ipad lagi di main diambil secara paksa, ditangkep di Senayan City udah kayak pembunuh aku," timpalnya kembali
Nikita Mirzani menyebut bisa dirinya takkan diam saja dengan orang-orang yang menjebloskannya ke penjara. Ibu tiga anak itu memastikan akan melakukan pembalasan atas dugaan sangkaan pasal yang dianggap mengada-ada.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Deretan Artis Pernah Rasakan Totok Sirih Ferizka Utami, Kini Ramai Dikecam soal Pijat Bayi
-
Provinsi Banten Bebaskan Pajak Kendaraan Listrik
-
Ribuan warga Baduy ikuti tradisi Seba 2026
-
Hadapi Persib Tanpa Penonton, Pelatih Dewa United Kecewa: Layaknya Aktor, Kami Butuh Penonton!
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Satgas MBG Cilegon Ungkap Hasil Lab, Dua Sampel Positif Terpapar Bakteri
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar