SuaraBanten.id - Gunung Api Semeru yang berada di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali mengeluarkan abu panas (erupsi) pada Minggu (4/12/2022). Sebagai bagian dari masyarakat, kepedulian BRI ditunjukkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). BRI Peduli merespons cepat adanya bencana alam tersebut dan bahu membahu membantu warga yang terdampak.
Berbagai bantuan tanggap bencana telah disalurkan kepada korban terdampak berupa paket makanan siap saji, air mineral, selimut, masker, obat-obatan, dsb. Bantuan tanggap darurat tersebut disalurkan oleh insan BRIlian (pekerja BRI) melalui unit kerja terdekat dengan wilayah bencana yang tersebar di Kec. Pronojiwo dan Kec. Candipuro.
Wakil Direktur Utama BRI, Catur budi Harto mengatakan, penyaluran bantuan kepada korban bencana erupsi Semeru merupakan wujud kepedulian BRI terhadap warga terdampak. Bantuan yang diberikan merupakan jenis-jenis bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak dan diharapkan dapat meringankan beban para korban.
“Kami terus bekerja sama dan berkolaborasi dengan semua pihak untuk bahu-membahu meringankan beban masyarakat terdampak,” ungkapnya.
Catur juga menginformasikan bahwa layanan perbankan pada unit kerja BRI dan operasional BRI di wilayah sekitar Gunung Semeru tidak terdampak secara signifikan.
“Layanan perbankan BRI tetap berjalan normal untuk mendukung aktivitas perekonomian masyarakat. Kami tetap menghimbau agar masyarakat tetap berhati-hati mengikuti himbauan BNPB atau pihak berwenang setempat,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Gerak Cepat, BRI Peduli Bantu Masyarakat Terdampak Gunung Semeru
-
Hasil Liga 1: Libas Persita 3-1, PSM Makassar Mantap Bertengger di Puncak Klasemen
-
Segera Dilepas PSIS Semarang? Jonathan Cantillana Singgung Soal Masa Sulit, Istri Beri Respon
-
Liga 1: Tanpa Tiga Pemain Kunci, Persib Tekuk Persik 3-0
-
Klasemen Sementara Liga 1 : Persija Merangsek ke Posisi 3 Besar
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi