SuaraBanten.id - Baru-baru ini, media sosial dihebohkan dengan seorang ibu di Tuban, Jawa Timur bernama Enik Ekawati yang rela menjual ginjalnya demi melunasi hutang pinjaman online (Pinjol) yang jumlahnya mencapai Rp200 juta.
Enik Ekawati yang sudah berumur 59 tehun itu duduk di pinggir jalan dan menawarkan ginjal miliknya melalui selembar spanduk bertuliskan “Jual Ginjal” kepada pengguna jalan.
Perempuan yang bekerja sebagai penjual gorengan ini mengaku terpaksa melakukan hal tersebut karena sang anak yang berinisial H malah memilih kabur dan meninggalkan hutang mencapai Rp200 juta.
Kisah ibu tersebut langsung viral dan menuai berbagai respon dari netizen. Mereka mengaku iba terhadap aksi Enik, di sisi lain tak sedikit yang merasa geram dengan sang anak yang malah kabur. Seperti yang diungkapkan pria dalam video akun TikTok @xeronav.
"Gue yakin lu gedeg juga sih dengernya, ada seorang ibu di Tuban jual ginjal demi bayar utang anaknya 200 juta. Kalau utang 200 jutanya itu buat modal usaha dan segala macem mungkin masih oke lah ya, ini 200 jutanya itu dari pinjol dan dia ikut-ikut investasi bodong. Dan sekarang yang harus nanggung batunya emaknya, tiap hari tu emaknya diteror," ungkap pria tersebut.
Namun ternyata, tujuan Enik Ekawati menjual ginjal hanyalah ingin anaknya pulang karena merasa rindu. Ia bahkan tak mempermasalahkan hutang tersebut.
"Maknya ini sebenernya gak mempermasalahkan utangnya lebih kepermasalahin anaknya yang berinisial H ini katanya gak pulang-pulang karna kabur. Dan karna maknya kangen akhirnya dia mikir 'oh mungkin dengan cara gue membayar hutang ini anak gua akan balik ke rumah dan bisa tinggal bareng lagi sama gue' sampai berfikir seperti itu," ucap TikTokers dalam video viral itu.
"Jadi tujuan utama dia jual ginjal itu pengen anaknya balik ke rumah bukan karna pengen ngelunasin utang. Ini gila banget anaknya menurut gua, kenapa ? karna ibunya sampai segitunya, saking sayangnya sama anaknya tapi anaknya malah ngerepotin maknya," imbuhnya.
Dalam video tersebut, pria itu juga mengaku kecewa lantaran sang anak berhutang bukan untuk kebutuhan penting melainkan untuk melakukan investasi yang tidak jelas.
Baca Juga: Pertimbangkan Lagi! Ini 3 Risiko Menggunakan Paylater Tanpa Melunasinya
"Kalau gue liat dari polanya ya, anaknya kan bisa pinjol bisa minjem uang sana-sini gue yakin orang yang teredukasi sebenernya. Cukup mengecewakan, kalau lu pinjol atau minjem duit buat bayar rumah sakit yang mahal mungkin masih oke, gue gak ngerti lagi ini emaknya kasian. Dan masih aja dibelain anaknya sama emaknya walaupun anaknya udah salah," ungkapnya.
Melihat unggahan tersebut, banyak netizen memberikan komentar beragam. Tak sedikit yang merasa iba dengan nasib ibu tersebut.
"Kalo dah kecanduan emg susah," cuit @D****?. "ni anaknya bakal pulang ga ya ntar...," kata akun @al*****cu.
"kasian banget ibunya:'( semoga Bu Enik diberikan kesehatan selalu," ungkap @r****a.
"aku lebih takut kematian ibuku daripada kematianku sendiri," timpal @p****n.
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Sanggup Membayar Pinjol?
-
Abdullah Dorong RUU Perampasan Aset Atur Investasi Bodong, Tegaskan Uang Korban Harus Kembali
-
Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset
-
Bikin Jera Penipu Investasi Bodong, DPR Perjuangkan Skema Pembagian Aset Pro-Rata untuk Korban
-
Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi