SuaraBanten.id - Memiliki nama besar di dunia entertainment tak selamanya membuat artis dipandang positif oleh publik. Terlebih jika drama-drama kehidupan sang artis sering terekspos, hingga membuatnya dianggap settingan belaka.
Bahkan tak sedikit dari mereka membuat settingan masalah untuk menaikkan nama agar lebih dikenal masyarakat.
Hal itu dibenarkan artis cantik dan multitalenta Prilly Latuconsina dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @insta_julid.
Prilly Latuconsina menyebut bila saat ini banyak orang yang ingin terkenal namun menjual kepalsuan.
"Era teknologi kayak sekarang itukan banyak banget orang-orang yang berlomba pengen terkenal tapi saking pengen terkenalnya akhirnya menjual sesuatu yang sebenernya engak ada," ucap Prilly Latuconsina dalam video viral itu.
"Menjual Kepalsuan, cerita palsu, berita palsu, sensasi palsu, settingan seperti itu karena mau dapat frame yang singkat gitu yang cepet," imbuh bintang Film Ganteng-ganteng srigala itu.
Prilly Latuconsina juga menegaskan bila kepalsuan yang telah dibangun pada akhirnya akan tetap diketahui publik. Sehingga, ia mengatakan untuk lebih baik menjual sesuatu yang bermanfaat.
"Ternyata at the end of the day penonton juga bakal tahu kok mana yang palsu dan asli gitu. Jadi daripada pengen terkenal tapi berkhianat sama jati diri sendiri mendingan jadi diri sendiri tapi menjual sesuatu yang bisa bermanfaat buat orang banyak gitu," ujar Prlly.
Unggahan itu juga mendapat berbagai respon dari netizen. Mereka menyebut bahwa era saat ini membuat orang sangat mudah terkenal.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Santai Nongkrong di Warmindo, Sandal Dior Rp11 Juta Jadi Sorotan
"Emang di era kya skrg peluang utk terkenak itu sngat mudah. Yg ga bkin settingan pun bs terkenal dg instant modal video doang, video nya bs org lain yg rekam atau di rekam sndri.," ungkap @a*****i.
"masalah nya yg pengen terkenal itu gak punya sesuatu yg bisa dijual kecuali kepalsuan (emoji tertawa)," timpal @u****8.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Bongkar Jam Kerja Sinetron Dulu: Tak Manusiawi
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Gelap Syuting Sinetron, Bisa Bikin Peran Dimatikan
-
Prilly Latuconsina Beberkan Realita Pahit Syuting Sinetron, Protes Bisa Bikin Peran 'Dimatikan'
-
Review The Art of Sarah: Saat Kemewahan Jadi Topeng yang Menutup Kepalsuan
-
Kartini Masa Kini: Aksi Nyata Prilly Untuk Lingkungan Berkelanjutan
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman