Hairul Alwan
Jum'at, 11 November 2022 | 15:48 WIB
Ilustrasi PHK (freepik.com/freepik)

SuaraBanten.id - Tiga perusahaan di Serang dan Tangerang, Banten kabarnya bakal keluar dari Provinsi Banten. Salah satu penyebabnya karena upah minum Kabupaten/Kota (UMK) yang cukup tinggi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Septo Kalnadi membenarkan hal tersebut. Ketiga perusahan itu yakni, PT KMK Global Sport di Cikupa, Kabupaten Tangerang, PT Nikomas Gemilang serta PT Parkland World Indonesia (PWI) 1 dan 2 di Cikande Kabupaten Serang.

“Nikomas (pindah) ke Pekalongan, KMK ke Salatiga dan Temanggung, PT PWI 1 dan PWI 2 ke Pati,” kata Septo, Jumat (11/11/2022).

Septo mengungkapkan, salah satu alasan hengkangnya tiga perusahaan dikarenakan tingginya UMK di wilayahnya masing-masing.

Septo juga menyebut dengan hengkangnya tiga perusahaan itu tentu akan berdampak pada jumlah pengangguran di Banten.

“Hengkangnya tiga perusahaan padat karya, yang menyerap banyak tenaga kerja itu akan berdampak pada bertambahnya jumlah penganggur di Banten,” ungkapnya.

Septo mengungkapkan, PT Nikomas yang memproduksi alas kaki itu saat ini ada sebanyak 54 ribu tenaga kerja. Bila tahun depan secara bertahap pindah akan menyebabkan bertambahnya jumlah pengangguran sebanyak 47 ribu.

“Kalau dia hengkang kita enggak tahu disisakan berapa. Kalau disisakan 5 sampai 7 ribu dan itu sisanya potensi pengangguran,” ujar Septo.

Septo memaparkan, untuk mengatasi potensi membludaknya pengangguran, Septo bakal menyiapkan program-program pelatihan agar para tenaga kerja saat berhenti membuka lapangan pekerjaan baru atau mandiri.

Baca Juga: PT Indoferro Cilgon Kebakaran, Penyebab Belum Diketahui

Pemprov Banten juga akan berkerja sama dengan industri lain untuk mempersiapkan tenaga kerja yang siap bekerja.

“Kalau pun begitu dengan anggaran yang ada akan digencarkan pelatihan kerja melalui UPT Latker kerjasama dengan industri. Mereka selesai dilatih bisa magang dan langsung kerja, ada juga pelatihan berbasis masyarakat untuk membangkitkan UMKM,” jelasnya.

Lebih lanjut, Septo menyebut pada tahun 2025 mendatang akan ada dua perusahan besar yakni PT Chandra Asih dan PT Lotte Chimical yang akan beroperasi di Provinsi Banten. Kedua perusahaan itu diharapkan menyerap tenaga kerja lokal.

Load More