SuaraBanten.id - Baru-baru ini Ketua DPR Puan Maharani dikabarkan datang ke Itaewon untuk memberi penghormatan kepada korban Tragedi Itaewon bertepatan pada 40 hari Tragedi Kanjuruhan.
Karenanya, gelombang protes terhadap orang nomor satu di DPR RI itu bergaung di Twitter. Salah satu yang menyuarakan protes akan hal yang dilakukan Puan Maharani yakni akun Twitter @thepanturas.
Melalui cuitannya, akun tersebut menyebut seharusnya Puan Maharani paling lantang mewakili rakyatnya dan bukan malah melancong ke Itaewon.
"40 hari tragedi Kanjuruhan, Ketua DPR yang seharusnya berbicara paling lantang mewakili rakyat malah ke Itaewon. (emoji tepok jidat)," cuit akun tersebut.
Pada cuitan lainnya, akun tersebut tampak mengajak Puan Maharani tabur bunga ke Malang dan ikut berdoa di stadion.
"Bu Puan, besok 40 hari Kanjuruhan, kita tabur bunga aja ke Malang yuk. Kita seharian di Malang, ikut berdoa di stadion terus abis makan siang ketemu Kapolda buat follow up kasusnya udah sampe mana. Malemnya kita ngobrol ama supporter bu. Ini bisa sedikit perbaiki citra Ibu," imbuh akun tersebut pada cuitan lainnya.
"Kan staff nya kudunya ada yang bisikin begitu ya. (emoji wajah datar). Masa kudu gua jadi DPR. Huft," ujar akun tersebut menambahkan.
Cuitan @thepanturas tersebut pun sontak dibanjiri beragam komentar yang memprotes apa yang dilakukan anak Megawati Soekarnoputri itu.
"Masalahnya ke kanjuruhan tidak ada bobot politiknya. Kalo ke itaewon kan bisa dapet politik luar negeri dan politik kpopersnya. Masalah nyawa rakyat jelata bisa dipikirin nanti-nanti aja," tulis netizen.
"Emang udah ga berfungsi, apa nya otak nya, siapa dia?," kata netizen lain memberi sindiran.
Baca Juga: 40 Hari Tragedi Kanjuruhan: Urus Bokep Gerak Cepat, Urus Tragedi Lemah Syahwat
"Emang dia terbiasa duduk di awan. Tdk biasa menapak tanah. Kalaupun berusaha menapak tanah, jd terlihat kaku dan dipaksakan. Apapun yg dilakukan jd selalu kurang pas. Entah tim pmbisik nya yg bodoh atau dia emang typical yg tdk peka," ungkap netizen lainnya.
"Pls org indonesia kalo dia nnti nyalon RI satu dan masih menang, fuck y’all who choosed her! Detik itu gue langsung browsing gimana cara pindah warga negara, demi," kata netizen lainnya menimpali.
Dari sekian banyak netizen yang mengkritik Puan Maharani, bahkan ada juga netizen yang seolah memuji namun yang disampaikan tampak ironi.
"Sungguh mulia sekali Dewan Perwakilan kita negara indonesia. Dia tidak disorot media ketika mengunjungi stadion kanjuruhan untuk turut berbela sungkawa. Dia jg tidak disorot media ketika mengunjungi keluarga korban. Saya sangat terkesan sekali. Tidak ada pencitraan," ujar netizen lainnya.
Berita Terkait
-
Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha
-
200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judi Online, Puan: Ini Bisa Melahirkan Generasi Bermental Rapuh
-
Puan Maharani Minta Prabowo Gunakan Semua Celah Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI yang Ditahan Israel
-
Meski 'Satu Lawan Tujuh' di Parlemen, Puan Pastikan PDIP Tetap Berani Kritik Pemerintah
-
Puan Maharani Senyum-senyum Usai Prabowo Puji dan Terima Kasih ke PDIP di Paripurna
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi