SuaraBanten.id - Konser band Momonon di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten pada Sabtu (28/10/2022) belakangan menyita perhatian hingga viral di media sosial.
Hal tersebut lantaran, Gitaris Momonon, Resha Stromp menegur anggota ormas baju loreng alias Pemuda Pancasila untuk turun dari panggung saat konser berlangsung.
Gitaris band reggae itu merasa tidak nyaman dengan keberadaan anggota ormas yang berada di atas panggung. Posisi mereka dua orang di sayap kanan panggung dan dua orang pada sayap kiri panggung.
“Gitaris kami menegur dengan sopan saja meminta untuk turun dari panggung. Sebelumnya juga manajemen Momonon meminta anggota ormas untuk turun namun tidak digubris,” kata Gozil, vokalis band Momonon berbincang dengan BantenNews.co.id (Jaringan SuaraBanten.id), Rabu (9/11/2022).
Kata Gozil, alasan lainnya lantaran kondisi panggung cukup kecil dengan ukuran hanya 8×6 meter persegi hingga dirasa kurang membuat nyaman personel, khususnya gitaris leluasa berekspresi dan berinteraksi dengan penonton.
Setelah ditegur sang gitaris, para oknum ormas Pemuda Pancasila itu pun turun dari panggung. Para penggemar Momonon juga kembali terhibur hingga 12 lagu dibawakan.
Menutup konser malam itu, anggota ormas tersebut juga ikut berjoget bersama para personel Momonon.
“Kami tidak ada masalah dengan kawan-kawan ormas. Bahkan di penghujung konser kami joget bareng,” kata Gozil.
Diketahui, video konser Momonon viral memperlihatkan sang gitaris Resha Stromp menegur ormas untuk turun dari panggung.
Baca Juga: Pemuda Asal Serdang Kramatwatu Ditangkap Polisi, Gegara Jual Hexymer dan Tramadol
Video viral itu mendapat bermacam komentar warganet. Ada yang menyayangkan keberadaan ormas di tengah konser dan ada yang melempar seloroh.
Berita Terkait
-
Cerita Pemain Jepang Yusuke Sasa Main di Tangerang, Depok hingga Jadi Mualaf di Bogor
-
Skandal Bripka AI, Oknum Polisi Tangerang Jadi Tersangka Usai Gadai Mobil Rental Rp25 Juta
-
Link Pendaftaran Jawara Mudik Gratis Lebaran 2026 untuk Warga Banten
-
Alasan Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan, Ternyata Bukan karena Skill
-
Absen Lawan Persita, Bojan Hodak Sebut Layvin Kurzawa Bakal Menggila Saat Persib vs MU
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Tangis Haru Kedamaian: Keluarga Siswa SDN 1 Pandeglang Maafkan Tukang Ojek Tanpa Ganti Rugi
-
Tragedi Jalan Berlubang di Pandeglang, Kasus Tukang Ojek yang Penumpangnya Tewas Dihentikan
-
Gubernur, Kadis PUPR dan Bupati Dipanggil PN Pandeglang: Buntut Gugatan Warga Soal Jalan Berlubang