SuaraBanten.id - Meski hanya dimainkan selama 45 menit di Tokyo Verdy pada musim lalu, Pratama Arhan mengaku tetap bersyukur bisa bermain dalam ajang J2 League. Namun, baru-baru ini Pratama Arhan membuka peluang untuk dipinjamkan ke klub lain.
Seperti diketahui, Pratama Arhan tercatat bermain cuma 45 menit saat Tokyo Verdy bertandang ke markas Tochigi dalam matcday pekan ke-25 6 Juli 2022 lalu.
Pada pertandingan itu, Pelatih Tokyo Verdy, Hiroshi Jofuku memasukkan nama Arhan dalam daftar starting XI sebagai pemain sayap kanan.
Arhan tampil selama satu babak sebelum digantikan oleh Mizuki Arai selepas jeda. Sayangnya, debut pemain Timnas Indonesia itu kurang bagus di mana dirinya jadi pemain pertama Tokyo Verdy yang mendapat kartu kuning pada menit ke-29.
Tak frustrasi akan hal tersebut, Pratama Arhan tampak legawa meski baru dimainkan sekali. Arhan sadar persaingan di Liga Jepang ketat dan siap kerja keras untuk musim berikutnya.
"Saya sih bersyukur dapat kesempatan karena di sini liga salah satu terbaik di Asia. Saya bersyukur jadi belajar banyak sekali dalam pertandingan," kata Pratama Arhan dalam konferensi pers daring via Zoom, Rabu (9/11/2022).
"Selain itu saya juga dapat masukan dari pelatih-pelatih, jadi memperbaiki penampilan lebih baik lagi. Tujuan saya itu ingin mendapat menit bermain lebih banyak lagi, saya akan bekerja keras untuk itu," ungkapnya.
Demi mengincar menit bermain lebih banyak, eks PSIS Semarang itu mengaku siap untuk dipinjamkan ke klub lain.
"Saya sangat siap untuk musim depan. Saya sudah satu tahun dan sudah paham permainan di sini [Liga Jepang]. Kalau dipinjamkan pun saya siap bisa dapat menit bermain dan pengalaman lebih baik lagi," ujarnya.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Kamboja Lawan Pertama
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Erick Thohir Bicara Tambahan Pemain Naturalisasi, Ada dari Jerman dan Belanda?
-
Timnas Indonesia Dipastikan Absen di Asian Games 2026, Ini Jawaban Erick Thohir
-
Pertama dalam 16 Tahun, Timnas Indonesia Gagal Tampil di Asian Games, Kok Bisa?
-
Regulasi U-23 Dihapus, Wonderkid Persija Pede Rebut Tempat di Era Shin Tae-yong
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang