SuaraBanten.id - Ternyata Putri Marino memiliki perjalanan karier yang tak mudah. Istri dari Chicco Jerikho ini harus merasakan gagal berkali-kali sebelum akhirnya mampu bersinar seperti saat ini.
Saat melakukan podcast dengan Ernest Prakasa, Putri Marino membagikan pengalamannya. Ia mengaku bahwa dia sudah sering kali mengikuti casting film, tak pernah lolos.
"Aku tuh sebenarnya sebelum Posesif udah sering banget casting. Casting film, banyak banget,sering banget dan gak pernah dapet," ujar Putri Marino dikutip Senin (31/10/2022).
Rupanya ada berbagai alasan yang membuat Putri Marino ditolak, salah satunya adalah logat Bali yang kala itu masih sangat kental di dirinya.
"Yang mereka bilang 'Putri logatnya Bali banget, ya'. Ada satu adegan yang aku disuruh ngomong bangke, terus gak bisa. Perkara ngomong gitu doang aku ditolak,” ungkapnya.
Adapun hal lain, Putri Marino juga pernah ditolak lantaran jumlah followers yang dimilikinya masih sedikit.
"Sampe sekarang sebenarnya masih ada sih ya kayak followers masih belum banyak. Waktu zaman aku waktu itu iya sih (masih ada ditolak karena jumlah follower)," kata Putri.
“Kayak ditolak 'oh iya followers Putri masih...' waktu itu masih 8 ribu. Gak nyampe 8 ribu malah kayaknya masih dikit banget gitu. 'Oh yaudah kayaknya belum berjodoh dengan project ini segala macem'," sambungnya.
Baca Juga: 5 Tips Mengembangkan Potensi Diri untuk Menunjang Kesuksesan Karier
Berita Terkait
-
Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi
-
Gaya Bahasa Anak Korporat Baru: Code-Mixing Bantu Karier atau Sekadar Gaya?
-
Sisi Gelap Wanita Karier: Jebakan Beban Ganda di Balik Kemandirian Finansial
-
Menikah, Karier, Lanjut Studi: Saat Pilihan Perempuan Selalu Dipertanyakan
-
Fenomena Brain Drain: Mengapa Talenta Terbaik Indonesia Lebih Pilih Berkarier di Luar Negeri?
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu