SuaraBanten.id - Rizky Billar mulai mengambil tindakan yang tegas setelah resmi terbebaskan dari kasus dugaan KDRT. Terutama kepada beberapa pihak yang membeberkan mengenai masa lalunya.
Satria Mulia salah satunya. Satria tak lain adalah sosok yang viral akhir-akhir ini. Walaupun begitu, Satria Mulia memang sudah membicarakan mengenai Billar sejak lama sebelum kasus KDRT.
Satria Mulia mulai kembali mencuri atensi sejak kasus dugaan KDRT mencuat. Ia membeberkan mengenai dugaan Rizky Billar sudah memiliki anak sebelum menikah dengan Lesti Kejora.
Apa yang dikatakan oleh Satria Mulia pun mendapatkan banyak respon dari netizen. Bahkan tak sedikit yang memberikan kecaman terhadap Rizky Billar dan memilih percaya.
Kini, pihak Rizky Billar secara tak langsung mulai memberikan respon yang benar-benar tegas. Melalui Indra Tarigan, Rizky Billar dikabarkan mulai melaporkan Satria Mulia ke kepolisian.
Melansir dari channel YouTube KH Entertainment, tampak Isa Zega yang duduk bersama Indra Tarigan. Keduanya membahas mengenai berbagai perkataan Satria Mulia.
Isa Zega mengutarakan, dirinya tak bisa membungkam Satria Mulia. Beda halnya dengan Indra yang menegaskan apa yang dikatakan oleh Satria itu tidak benar.
"Si SM (Satria Mulia) ini saya bilang udah kelewat batas,terlalu berani mengeluarkan statement yang benar-benar tidak ada," kata Indra Tarigan.
Selain itu, Indra Tarigan menyampaikan bahwa Satria Mulia tidak ada di Kalibata. Mungkin Satria mendapatkan informasi yang tak benar tersebut dari orang lain.
Baca Juga: Lesti Kejora Aktif Lagi di Instagram, Unggahan Terbarunya Dibanjiri Komentar Warganet
Indra pun menjadikan dirinya sebagai saksi bahwa Satria benar-benar tak tahu apa yang terjadi di Kalibata. Ia menyebutkan mengenai beberapa hal yang tidak ia ketahui.
"Kalau bicara hati-hati bos! Jangan sembarangan bicara kalau gak ada bukti, bisa bumerang nanti buat dirimu sendiri," tambah Indra Tarigan.
Rizky Billar melalui Indra Tarigan ternyata tak hanya melaporkan sosom Satria Mulia. Ia dikabarkan juga melaporkan Kim Hawt atas pencemaran nama baik.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Hikayat Kadiroen: Mantri Polisi yang Memilih Antara Pangkat dan Rakyat
-
Sisi Gelap Piala Dunia 2026, NYPD Siaga Hadapi Lonjakan Perdagangan Seks
-
Polisi Amankan 69 Orang di Eks Hotel Sultan, Sebut Massa yang Dimobilisasi
-
Irjen Herry Heryawan Dorong Konsep Green Policing, Polisi Disebut Penjaga Peradaban
-
Bau Orba di Balik Polemik Surat Demo BEM UI, Polisi Sengaja Bungkam Kritik?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat
-
Ibu Rumah Tangga Jadi Pengedar, Ambil 3.453 Paket Sabu di Tong Sampah Minimarket Bojonegara
-
Sungai Ciujung Menghitam dan Berbau Menyengat, Warga Serang: Mau Tidur Saja Enggak Nyaman