SuaraBanten.id - Nikita Mirzani kembali mendatangi Polresta Serang Kota, Senin (17/10/2022). Dalam kedatangannya kemarin perempuan yang kerap disapa Nyai itu ditemani Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean hingga Ketua Pemuda Pancasila Kota Serang Pujiyanto.
Nikita Mirzani juga tampak ditemani para pendamping hukum yakni, Emanuel Emanuel Ebenezer, dan Fahmi Bachmid dan kerabat dekatnya Fitri Salhuteru. Kedatangannya ke Satreskrim Mapolresta Serang Kota untuk menjalani kasus hukumnya yang sudah memasuki tahap P21.
“Betul sudah P21 untuk proses selanjutnya penyidik akan berkordinasi dengan pihak JPU,” kata Kasi Humas Kota Serang Iwan Sumantri, Senin (17/10/2022).
Diketahui, Nikita Mirzani datang sekira pukul 13.05 WIB dan keluar dari ruang Satreskrim Polresta Serang Kota pada pukul 14.17 WIB. Nikita datang mengenakan pakaian jas biru dongker dan dirinya pun tak banyak bicara saat diwawancara oleh sejumlah awak media.
Dalam kesempatan yang sama, kuasa hukum Nikita Mirzani, Fahmi Bachmid selaku mengungkapkan, kedatangannya untuk mengetahui perkembangan kasus Nikita Mirzani serta silaturahmi.
“Ya prosesnya tetap berjalan tapi serahkan sepenuhnya kepada penyidik, untuk memproses lebih lanjut, seperti itu. Lain-lain silakan tanya ke penyidiknya, tapi proses hukumnya tetap berjalan, kita ikuti proses hukumnya. Kami datang dalam rangka silaturahmi, datang untuk menanyakan proses. Kewenangan tahap dua dan seterusnya itu bukan kewenangan kami sebagai kuasa hukum, itu semua kewenangan polisi,” ujar Fahmi.
Fahmi mengungkapkan pihaknya akan berusaha mengikuti aturan hukum yang berlaku dalam kasus yang sedang dihadapi oleh kliennya.
“Kalau memang nanti harus Tahap 2 ya nanti akan kita ikuti. Pokoknya proses ini kita ikuti. Kalau Tahap 2 ada penyerahan tersangka dan barang bukti ya kita ikuti, tapi bukan kewenangan saya buat menjelaskan.Yang jelas Niki ada kewajiban kan sebenarnya dulu dinamakan wajib lapor, ketika dibutuhkan Niki wajib hadir itu yang terpenting. Niki dateng hari ini untuk memenuhi yang diminta penyidik,”pungkas Fahmi.
Baca Juga: Tawuran SMKN 2 Pandeglang dan SMK Walisongo Dipicu Alumni, Dua Orang Ditetapkan Tersangka
Berita Terkait
-
Rempugan, Tradisi Perempuan Lebak Menjaga Warisan Pangan Leluhur
-
Baru Beroperasi 11 Hari, Tambang Batu Bara Ilegal di Lebak Dibongkar
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
-
Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka
-
Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor
-
BRI Kokoh Jadi Merek Paling Bernilai di Indonesia, Nilai Merek Tembus USD6,9 Miliar
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya