SuaraBanten.id - Anak pertama Nikita Willy dan Indra Priawan yakni Issa Xander Djokosoetono telah genap berusia 6 bulan. Oleh sebab itu, bayi yang akrab disapa Baby Izz tersebut mulai menyantap Makanan Pendamping ASI alias MPASI.
Menu MPASI Baby Izz menuai pro kontra. Apabila para ibu umumnya memberikan makanan halus, Baby Izz langsung menyantap nasi dan opor ayam. Bahkan Baby Izz makan paham ayam dengan tangannya sendiri.
Penasaran seperti apa Baby Izz saat menyantap hidangan MPASI? Simak potret-potret Baby Izz makan nasi dan opor ayam berikut ini.
1. Menu
Pertama-tama Nikita Willy membagikan potret menu MPASI Baby Izz. Pada piring berbentuk burung hantu dari bahan kayu, dua bola-bola nasi dan paham ayam besar dibumbu opor disuguhkan untuk Baby Izz.
Baby Izz sudah diajarkan mandiri sejak dini. Ia tampak duduk di kursi makannya sembari Nikita Willy mengajari Baby Izz memegang paha ayam di tangan.
2. Lahap
Baby Izz makan dengan lahap. Meski kesulitan, Baby Izz langsung memahami instruksi dari Nikita Willy untuk memegang paha ayam kedua tangannya.
Baby Izz juga mencuil daging dari paham ayamnya untuk dilahap. Bahkan paham ayam dan tangan Baby Izz besarnya hampir sama ya!
Baca Juga: 9 Potret Anak Nikita Willy Makan Nasi dan Opor Ayam di Usia 6 Bulan, Dibiarkan Makan Sendiri
3. Menikmati
Nasi dan kuah opor ayam sama sekali tak disentuh Baby Izz dalam video yang dibagikan Nikita Willy. Sambil melihat ke sana kemari, Baby Izz terus menikmati paha ayam di mulutnya.
Usia Baby Izz yang baru 6 bulan membuat publik khawatir sekaligus penasaran dengan metode MPASI apa yang dipilih Nikita Willy untuk sang buah hati.
4. BLW
Ternyata Nikita Willy menjalankan metode Baby-led weaning (BLW) yang langsung memperkenalkan berbagai tekstur makanan kepada bayi berusia 6 bulan.
Biasanya BLW diterapkan kepada bayi yang sudah mampu duduk tegak tanpa sandaran di punggung, tertarik untuk meraih makanan, suka meletakkan benda-benda di mulut, serta kerap membuat gerakan mengunyah.
Berita Terkait
-
Di JFK 2026, Kilau Nipis dan Nikita Willy Edukasi Pentingnya Sabun Cuci Piring Bebas Residu Kimia
-
Viral Pasutri Tewas Ditabrak Taksi Bluebird, Akun IG Nikita Willy dan Suami Diserbu Netizen
-
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'
-
Apa Itu Starstruck? dr Tirta Mengalaminya saat Podcast Bareng Nikita Willy
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat