SuaraBanten.id - Sampai saat ini kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga yang dilakukan Rizky Billar pada Lesti Kejora masih menyita perhatian banyak orang. Terbaru, beredar video rekaman CCTV rumah mereka tertanggal hari kejadian.
Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar atas dugaan KDRT pada 28 September 2022. Kepada polisi, pedangdut jebolan D'Academy itu mengaku dicekik hingga dibanting.
Namun melalui kuasa hukumnya, Rizky Billar tak mengakui tuduhan KDRT. Billar bahkan mangkir dari panggilan polisi dengan alasan kondisi mental tak stabil.
Di tengah proses pengusutan kasus KDRT, ada rekaman CCTV yang dibagikan akun Instagram @virus.leslar. Rekaman tertanggal 28 September 2022 ini berisi detik-detik Lesti Kejora beranjak dari rumahnya.
Pada video, Lesti Kejora tampak sehat. Hal ini menimbulkan kecurigaan apakah video yang beredar benar-benar asli atau direkayasa.
Lantas apa yang ditampilkan oleh video yang jadi sorotan netizen ini? Berikut deretan momen Lesti Kejora terekam CCTV rumahnya.
1. Rekaman
Sebuah video rekaman CCTV yang dibagikan akun Instagram @virus.leslar sukses menyedot perhatian banyak orang.
Bagaimana tidak, video tersebut menunjukkan tanggal 28 September 2022 pukul 11:15 WIB, hari di mana Lesti Kejora melaporkan Rizky Billar atas dugaan KDRT.
Baca Juga: Buset! Rizky Billar Like Video Mesum di Twitter
2. Waktu
Jika melihat waktu yang tertera dalam video, CCTV merekam kejadian setelah KDRT, mengingat insiden terjadi pada pukul 01:51 WIB dini hari di tanggal tersebut.
Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan Lesti Kejora menggendong putranya, Al-Fatih, sebelum diserahkan ke teh Novi sang babysitter.
3. Bermain
CCTV ini merekam ruangan tempat bermain anak Lesti Kejora yang berhadapan langsung dengan tangga.
Momen selanjutnya menunjukkan Lesti Kejora masuk ke kamar sejenak, diduga berpamitan dengan Rizky Billar, menurut keterangan akun @virus.leslar.
Berita Terkait
-
Novel Insiden Berdarah: Saat Misteri Menyeret Isu Sosial ke Permukaan
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Siasat Licik Komplotan Copet di PRJ: Kepung Korban Lengah, Kini Jadi Buruan Polisi
-
CCTV Mendadak Mati Saat Demo Mahasiswa, Ada Apa di Balik Layar Bundaran HI?
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
-
Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat