SuaraBanten.id - Gus Miftah belakangan ini menjadi sorotan publik lantaran video saat dirinya meminta Farel Prayoga mengaji viral di media sosial.
Karena video viral tersebut beredar di media sosial, Gus Miftah bahkan dianggap intervensi agama Farel Prayoga.
Meski demikian, Gus Miftah pun dengan tegas membantah tudingan terhadap dirinya yang dianggap mengintervensi agama penyanyi cilik yang viral dengan 'ojo dibandingke' tersebut.
Seperti yang diunggah dalam video akun TikTok pribadinya @gusmiftah99 ia memberikan penjelasan tentang kejadian yang terjadi saat dipanggung tersebut.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, memang benar saya kemarin ada pengajian di Banyuwangi dengan bintang tamu Farel Prayoga. Nah atas dugaan saya intervensi agama Farel anda salah," kata Gus Miftah dalam video yang viral di TikTok itu.
"Jadi karena acaranya pengajian saya bertanya kepada Farel, Farel kamu bisa ngaji apa engak? Ternyata setelah Farel nyanyi ada informasi dari panitia bahwa Farel non Islam," ungkapnya.
Gus Miftah pun mengaku kaget atas fakta tersebut dan menyampaikan permintaan maaf langsung kepada Farel. Ia juga memberikan nasihat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas apa yang telah dicapainya hingga saat ini.
"Nah saya kaget karena tau non Islam dan saya bertanya sebelumnya apakah dia bisa ngaji atau tidak makanya saya minta maaf, oh sorry ternyata kamu bukan Islam dan saya sampaikan kepada Farel, Farel apapun agama mu tolong yang taatlah terhadap agamamu," ujar pendakwah tersebut.
Gus Miftah pun mengaku meminta Farel untuk menjedi hamba yang taat. Ia pun menyarankan Farel Prayoga untuk bersyukur kepada tuhan karena dirinya kini sudah terkenal.
Baca Juga: Agama dan Profil Farel Prayoga, Diperbincangkan saat Ngaku Tidak Ngaji pada Gus Miftah
"Jadi hamba yang taat kamu sudah terkenal maka kamu harus banyak berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan. Jadi kejadiannya seperti itu bukan saya intervensi agamanya Farel," sambungnya
Melihat unggah tersebut membuat netizen turut memberikan berbagai dukungannya kepada Gus Miftah.
"benar Gus, sy nonton jg....," tulis akun @al****us. "tetap mendukungmu Gus Miftah," kata @Sa*****tu.
"ohhhh farel non Islam....saya baru tau ini Goss kalo farel non islam," ungkap @ba****er.
"seluruh Indonesia jg gk menyangka klo farel tu non muslim tpi farel pinter sholawatan.. wajar aj Gus Miftah nnyai ngaji ke farel dikira'a kn muslim," imbuh @g****4.
"lagian farel jg nyanyi genre SHOLAWAT,,,jd khan dikira islam," timpal akun @re*****mi.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Tersangka Tambang Ilegal Foto Bareng Presiden, Diduga Mangkir Pemeriksaan
-
Remaja 14 Tahun Jadi Aktor Pembunuhan Berencana, Jasad Korban Dibakar
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri
-
Kekayaan Dimyati Natakusumah, Wakil Gubernur Banten yang Viral di X
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Nekat Banget! 990 Besi di Atas Trailer Digondol Pakai Mobil Crane
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Ratusan Dapur MBG Tangerang Belum Layak Sanitasi, BGN Ancam Tutup Permanen
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator