SuaraBanten.id - Ditemani istrinya, Paula Verhoeven, Baim Wong meminta maaf secara langsung pada pihak kepolisian atas prank KDRT. Baim juga menyampaikan permintaan maaf pada publik lewat video klarifikasi.
Baim Wong jadi sasaran hujatan netizen seantero negeri gara-gara membuat konten prank. Ia dan Paula nge-prank polisi dengan melaporkan tindak KDRT palsu.
Ini bukan kali pertama Baim Wong membuat konten yang menuai kontroversi. Konten kontroversial Baim Wong pun selalu berujung pada klarifikasi dan permintaan maaf. Lantaran sudah terjadi lebih dari sekali, netizen mengaku bosan dengan aksi Baim.
Apalagi setiap melakukan klarifikasi, Baim Wong selalu menampilkan wajah penuh penyesalan dan memelas. Meski tampak memelas dan menyesal, masih banyak yang kecewa hingga bosan dengan ulah Baim. Berikut beberapa potret ekspresi memelas Baim Wong saat klarifikasi.
1. Gerah
Baim Wong dan Paula Verhoeven berhasil membuat publik gerah karena membuat konten KDRT yang dirasa minim empati pada para korban. Keduanya mendapat hujatan dan kecaman keras usai konten itu diunggah ke YouTube Baim Paula.
Tak hanya dikecam oleh netizen, sejumlah artis menyayangkan aksi Baim Wong. Bahkan Deddy Corbuzier dengan tegas menyebut konten prank Baim Wong sudah melewati batas.
Video yang diunggah ke kanal YouTube Baim Paula tersebut sudah di take down. Namun, cuplikan video prank itu masih banyak beredar di dunia maya sehingga netizen masih bisa melihat kontennya. Alhasil semakin banyak yang geram dengan konten tersebut.
Baim dan Paula akhirnya meminta maaf pada pihak kepolisian secara langsung. Ia mengaku tak ada maksud untuk merendahkan pihak berwajib. Keduanya kompak mengenakan outfit serba hitam.
Bukan hanya pada polisi, Baim juga meminta maaf pada publik dan korban KDRT. Ekspresi Baim Wong begitu memelas dan penuh penyesalan saat memberikan klarifikasi. Tak lupa Baim juga berterima kasih atas teguran yang sudah ia terima.
Baim juga meminta maaf pada keluarganya, sebab menurutnya apa yang ia lakukan adalah wujud keegoisannya. Pasalnya menurutnya, Paula sudah mengingatkannya tentang konten KDRT, tapi Baim kekeh untuk membuatnya.
2. Citayam
Sebelumnya, Baim juga pernah banjir hujatan usai mendaftarkan Citayam Fashion Week sebagai merk dagang di bawah namanya. Saat klarifikasi, ekspresi menyesal dan memelas juga diperlihatkan Baim.
3. Berat
Setelah mengakui kesalahan Baim justru mengaku lega jika Citayam Fashion Week lepas dari tangannya. Baginya mengatur gelaran fashion tersebut cukup berat lantaran ia tak mendapat sponsor.
Berita Terkait
-
Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara
-
'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic
-
Pernikahan Toksik, Patung Retak Simbol Perlawanan Raihaanun di Final Poster "Beautiful Pain"
-
Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face
-
Moreno Minta Maaf Usai Video Call Saat Rapat DPR, Ini Alasannya
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan