SuaraBanten.id - Pada Laga Kedua FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9/2022) malam, skuad garuda kembali unggul 2-1 atas Curacao.
Melihat hasil mentereng Timnas Indonesia ketika melawan Curacao Media Vietnam kepanasan hingga mengkritik selebrasi tim asuhan Shin Tae-yong usai menang disebut lebay.
Sindiran Media Vietnam itu muncul ketika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Curacao di laga perdana di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabut (24/9/2022).
Pada pertandingan melawan Curacao kali itu, Timnas Indonesia menang dramatis dengan skor 3-2.
Menanggapi soal kemenangan itu, Media Vietnam, Soha.vn merasa tak suka dengan kemenangan tersebut. Mereka menyebut Timnas Indonesia terlalu lebaay merayakan kemenangan tersebut.
Menurut Media Vietnam itu, jika Timnas Indonesia menang dengan negara yang ranking FIFA lebih tinggi merupakan hal wajar. Timnas Vietnam juga pernah melakukannya.
“Hal yang wajar jika tim yang memiliki peringkat lebih tinggi dikalahkan tim yang berada di bawahnya. Tak perlu berlebihan, di Asia bisa dijadikan contoh,” tulis Soha.
“Vietnam pernah mengalahkan China yang berada di 20 peringkat di atasnya, Malaysia mengalahkan Turkmenistan. Terbaru, ada Curacao yang kalah dari Timnas Indonesia, meski terpaut 71 anak tangga,” lanjut Soha.
Sindiran Media Vietnam itu pun kemudian dibalas Shin Tae-yong dengan kemenangan kedua Timnas Indonesia melawan Curacao. Bertanding di Stadion Pakansari, Bogor, Selasa (27/9/2022) malam WIB, Witan Sulaeman cs menang 2-1.
Baca Juga: Dekati Pemain Keturunan, PSSI Kirim Indra Sjafri ke Belanda
Shin Tae-yong menyatakan mendukung perayaan kemenangan yang dilakukan staf dan anak latihnya. Menurutnya, itu merupakan upaya para pemain dan seluruh jajaran tim untuk mengekspresikan kegembiraan atas kerja keras yang berbuah hasil positif.
"Menurut saya, perayaan ini pantas dilakukan dan boleh dirayakan," kata Shin Tae-yong kepada awak media.
"Apalagi, kami bermain di kandang dan kami menang. Jadi, perlu dirayakan bersama-sama dengan menikmati kemenangan ini," ujarnya.
Diketahui, perayaan kemenangan pun dilakukan Timnas Indonesia seusai kemenangan di Pakansari. Pelatih Shin Tae-yong bersama anak asuhannya membentuk lingkaran di tengah lapangan.
Rachmat Irianto dan rekan se-timnya bernyanyi bersama suporter Timnas Indonesia yang hampir memenuhi Stadion Pakansari. Momen tersebut tentu sangatlah membuat merinding.
Usai bernyanyi bersama, para pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, hingga pengurus PSSI berkeliling lapangan Stadion Pakansari. Mereka berterima kasih kepada seluruh suporter yang hadir karena sudah memberi dukungan.
Berita Terkait
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Tak Cuma Fadly Alberto Hengga, Inilah Daftar Pemain Bhayangkara FC U-20 yang Disanksi PSSI
-
Psywar Panas! Media Vietnam Remehkan Timnas Indonesia Bisa Juara Piala AFF 2026
-
Kevin Diks hingga Ole Romeny Boleh Tampil, Timnas Indonesia Auto Juara FIFA ASEAN Cup 2026?
-
Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026, Format Masih Jadi Tanda Tanya
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
Pilihan
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
Terkini
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Buntut Tragedi Bekasi Timur, Tangerang Bakal Evaluasi Total Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu
-
Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang
-
Tempuh 50 Km Pakai Motor, Nana Rela Libur Narik Bus Demi Temani Putri Tercinta Ujian