SuaraBanten.id - Chika Jessica menyampaikan kabar penyakit yang diidap ibunya yaitu sakit ginjal kronis. Chika Jessica menyebut sang ibunda harus melakukan cuci darah setiap seminggu sekali.
Karena itulah ia rela melepas banyak job lantaran tak bisa meninggalkan sang ibu.
"Sudah cuci darah soalnya ginjal kronis. Sekarang lagi dievaluasi sama dokter selama sebulan. Satu minggu, satu kali cuci darah. Nanti setelah sebulan tanya lagi ke dokter gimana perkembangannya," ucap Chika Jessica di program Pagi Pagi Ambyar yang tayang pada Selasa (27/9/2022).
Mantan kekasih Deddy Corbuzier ini menyebut awalnya tidak ada gejala khusus yang dialami sang ibunda.
"Ginjal itu kan biasanya orang nggak suka minum yah. Mamahku tuh rajin banget minumnya. Mamahku ada hipertensi. Terus setahun belakangan, nyampe rumah kecapekan kalau habis dari mall," tutur Chika Jessica.
"Akhirnya cek darah, check up semua. Kata dokter buat cek penyakit dalam, ternyata baru ketahuan mamah ginjal kronis," sambungnya lagi.
Dia menerangkan ibunya sudah didiagnosa sakit ginjal sejak tahun lalu. Tapi kondisinya baru drop belakangan ini.
"Sebenernya sudah dari tahun lalu. Terus masih fit, baru belakangan ini baru sesek," ungkapnya.
Chika Jessica menerangkan sampai rela melepas banyak job demi menjaga sang ibu. Dia beralasan khawatir tidak berada di sisi orang tercintanya itu di saat-saat membutuhkan.
Baca Juga: Bikin Haru, Chika Jessica Rela Kehilangan Banyak Job Demi Sang Ibunda: Aku Gak Bisa Tinggalin Mamah
"Kadang nggak ketebak. Suka sesek, kadang nggak, suka drop, makanya pengen deket mamah terus saja dulu. Karena nggak tahu kapan mamah dropnya," terang Chika Jessica menahan tangis.
"Mamah nggak mau cuci darah kalau nggak ada aku. Dan aku juga nggak bisa ninggalin mamah pas cuci darah," tandasnya.
Berita Terkait
-
Mengenal TPVI, Prosedur Ganti Katup Jantung Tanpa Bedah Terbuka
-
Teknologi dan Kolaborasi Dokter Jadi Kunci Penanganan Penyakit Saraf dan Otak
-
Kamaruddin Simanjuntak Meninggal Dunia, Sudah Bertahun-tahun Jalani Cuci Darah
-
Darurat Karhutla: Ketika Asap Beracun dan Ancaman Penyakit Mengintai Warga Tanpa Henti
-
Satu dari Lima Diagnosis Kanker Tergolong Langka, Akses ke Dokter Spesialis Jadi Tantangan
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi