SuaraBanten.id - Usai Presiden Joko Widodo atau Jokowi menaikan harga BBM bersubsidi terus menjadi perhatian khusus bagi masyarakat.
Bahkan, setiap hari, sejumlah mahasiswa dan aktivis melakukan aksi unjuk rasa penolakan kenaikan BBM bersubsidi oleh pemerintah di berbagai daerah salah satunya Serang Banten.
Kini ada kabar baik bagi masyarakat, sebab Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menyiapkan anggaran sebesar Rp5,7 miliar untuk bantuan langsung tunai atau BLT bagi warga terdampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Anggaran tersebut berasal dari dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil.
Wakil Bupati (Wabup) Serang Pandji Tirtayasa usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Serang Penyampaian Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda tentang APBD Perubahan Tahun 2022 mengatakan, telah melakukan refocusing 2 persen APBD menindaklanjuti Surat dari Menteri Keuangan (Menkeu) yang berasal dari DAU dan DBH atau dana bagi hasil untuk Oktober, November dan Desember 2022.
“Kemarin sudah kita hitung dana bagi hasil dan DAU ini 2 persen itu sekitar Rp5,7 miliar. Rp5,7 miliar itu sedang kita validasi data berapa yang akan kita berikan dan kelompok sasaran mana yang akan kita berikan, karena Pemprov Banten sudah mengalokasikan kita mendapat 9.300 untuk warga kelompok miskin,” ujarnya, mengutip dari BantenHits -jaringan Suara.com, Jumat (9/9/2022).
Dari data 9.300 warga Kabupaten Serang yang menerima dari Pemprov Banten tentunya tidka di perbolehkan menerima dobel dari Pemkab Serang.
Kata Pandji, kalau Pemkab Serang akan membantu untuk kelompok para pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM, masyarakat transportasi atau masyarakat buruh yang penghasilannya di bawah Rp3,5 juta perbulannya.
“Sedang kita data. Itu dilakukan untuk meningkatkan hasil daya beli mereka, kisaran bantuannya mungkin tidak berbeda dari apa yang sudah diputuskan oleh pusat, perbulan Rp150 ribu bisa sama bisa juga dibawah itu. Karenanya, kondisi keuangan kita mempunyai hanya Rp5,7 miliar, sementara yang harus kita bantu masih dalam pendataan, yang sudah pasti itu kelompok masyarakat miskin 9.300, kemudian kelompok yang biasa mendapat BPNT (bantuan pangan non tunai) itu sebanyak 41 Ribu,” terang Pandji.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan bahwa sebanyak 9.300 warga Kabupaten Serang bakal menerima bantuan langsung tunai atau BLT dari Pemprov Banten Tahun 2022. BLT di peruntukan bagi warga yang terdampak langsung atas kenaikan harga BBM.
Baca Juga: Penerima BLT BBM di Bandar Lampung Sebanyak 26.952 KPM
“Pemerintah Provinsi Banten sesuai dengan kemampuan anggaran sudah mengalokasikan untuk menyalurkan BLT bagi 75.613 orang se Provinsi Banten, untuk di Kabupaten Serang itu mendapat alokasi sekitar 9.300 orang, dan ini harus di tindak lanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Serang,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
-
Penerima BLT BBM di Bandar Lampung Sebanyak 26.952 KPM
-
Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Bandar Lampung Alokasikan Anggaran Rp 5,5 Miliar
-
Jokowi Sebut Demo Harus Dilakukan dengan cara yang Baik, Warganet: Kita Koar-koar Cuma Seremonial
-
Bagi-bagi Bensin Gratis, Mahasiswa Trisakti Serukan Aksi Turun ke Jalan pada 13 September Tolak Kenaikan BBM
-
Menteri-Menteri Lapor Soal Persiapan G20 ke Jokowi, Menlu Retno: Kesiapan Kita On The Right Track
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
BPS: 411 Ribu Warga Banten Masih Menganggur, Kualitas Lapangan Kerja Jadi Sorotan
-
Cari Cuan dari Emas Ilegal, 7 Penambang di Kabupaten Lebak Terancam Denda hingga Rp100 Miliar
-
Pelarian Berakhir! Kaur Keuangan Desa Petir Ditangkap Usai 7 Bulan Sembunyi Akibat Korupsi Rp1 M