SuaraBanten.id - Setelah viral video Haji Ridwan meminta maaf atas kelakuan muridnya, sekarang giliran sang murid Jindan Al-Habsyi yang menyebut dirinya Habib Jindan mengakui kesalahan dan memberikan klarifikasi.
Muhammad Salim Jindan Al-Habsyi memang masih mencuri sorotan publik lantaran gelar Habib yang dipakainya serta mengaku sebagai cucu Mbah Priok hingga mengaku memberi makan jin. Hal tersebut membuat Laskar Alawiyyin Indonesia geram dan menuntut klarifikasi Habib Jindan tersebut.
Video Jindan Al-Habsyi didampingi bersama 2 pria di sampingnya menyampaikan permintaan maaf atas perbuatannya yang telah membawa gelar Habib dan disangkut pautkan dengan penyebutan dukun belakangan viral di media sosial.
Dalam video viral yang diunggah akun TikTok @pecintaahlulbait2 itu, Habib Jindan meminta maaf kepada habaib dan masyarakat.
"assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, saya Muhammad Salim Jindan Al-Habsyi mengklarifikasi dan mohon maaf sebesar-besarnya atas perbuatan dan perkataan saya kepada para habaib dan masyarakat publik," kata Jindan Al-Habsyi seperti dalam video yang belakangan viral di TikTok itu.
"Berdasarkan video yang telah viral beberapa hari yang lalu, yang mana saya mengatasnamakan dan membawa gelar Habib yang disangkut pautkan dengan penyebutan dukun," imbuhnya.
Ia juga menambahkan bila hal tersebut dilakukan guna sang membela guru lantaran sedang terkena masalah pribadi.
"Saya mengaku salah dan tidak akan melakukan dan menyangkut paut hal tersebut lagi. Karena pada saat itu saya hanya bermaksud membela guru saya yang sedang terkena masalah pribadi yang tidak dapat saya ceritakan kepada publik," jelasnya.
"Namun tanpa maksud menyinggung pihak lain atau pihak manapun. Sekali lagi saya mohon maaf sebesar-besarnya. Terimakasih wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," ujarnya melanjutkan.
Baca Juga: TERBONGKAR! Begini Nasib Uang Donasi Rp 20 Juta setelah Kedok Kakek di Bandung Ngemis untuk Operasi
Video klarifikasi Habib Jindan tersebut sontak mendapat berbagai komentar warganet hingga menanyakan tentang Firdaus Oiwobo.
"bayangin kalaau gak baca teks , berapa kali bilang istilah kata (emot tertawa 4x)," kata akun @ho****an.
"Fix ini bukan jindan yg klarifikasi. Kalo si jindan pasti ngomong "istilah kata"," ungkap @We****k.
"klarifikasi habib asli atau palsu mana ???," timpal @Al****dy. "mana nih firdaus oil," kata @Fa****4m.
"habib sebutan buat yg punya keturunan tapi berdakwah,, kalo gak berdakwah walaupun keturunan namanya sayyid," imbuh @-M****oi.
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Viral, Intip 3 Spot Foto Imlek Tercantik di PIK: Ada Naga Terpanjang se-Indonesia!
-
Viral Suami Bunuh Istri dan Anak di Tempat Umum, Terekam Acara Siaran Langsung
-
Viral Nasabah Susah Narik Uangnya di Tabungan, BCA Digital Buka Suara
-
Viral Dua Pria Diduga Tempel Stiker QR Judi Online di Pesanggrahan, Polisi Buru Pelaku
-
Kejar Maling Pakai Parang, Kakek Herman Jadi Tersangka, Hotman Paris Siap Membela
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
ASN Banten Masuk Jam 06.30 Selama Ramadan, Pulang Lebih Awal
-
Sambut Ramadan, 30 Warga Binaan Rutan Serang Bersihkan Masjid Agung Ats-Tsauroh
-
Miris! Oknum Kapolres Titip Satu Koper Narkoba ke Anggota Polres Tangsel
-
Healing Seru! 4 Destinasi Alam di Lebak dan Cilegon Bagi Gen Z
-
Dari Pesisir Teluknaga, Klinik PIK Care Medika Jadi Harapan Baru Akses Kesehatan Warga