SuaraBanten.id - Tak kuat menahan tangisnya, Samuel Hutabarat, ayah almarhum Brigadir Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menangis pilu saat memegang ijazah anaknya.
Dalam video unggahan akun Instagram @rumpi_gosip, Ayah Brigadir J, yang mengenakan jas warna hitam dengan kemeja merah muda dan dasi berwarna ungu menangis pilu saat memegang dan mencium ijazah Brigadir J, Selasa (23/8/2022) kemarin.
Sembari ditenangkan oleh Irma Hutabarat dan beberapa orang di sana, Samuel mencoba tegar dan menghapus air matanya untuk melakukan sesi foto.
Diketahui prosesi wisuda tersebut dilakukan di Universitas Terbuka (UT) Tangerang Selatan, Banten. Sontak video viral tersebut langsung dibanjiri komentar netizen yang mengaku ikut merasakan kesedihan Samuel Hutabarat.
"Penuh perjuangan untuk orang tua membersarkan anaknya... Tetapi Nyawa anaknya Harus Hilang di tanggan orang lain tanpa tahu penyebab apa kesalahan anaknya... Jika manusia tidak memberikan keadilan kepada mereka...maka keadilan dan Hukum Alam yang akan Tuhan Tunjukan...itu Pasti...!!!," kata akun @ce****sh.
"Bukan cm matiin nyawa.tp matiin masa depan yg udh dibangun alm.hidup nya gk bakal tenang para tsk.," ungkap @sh****ii.
"anak yang ditunggu2 kelahirannya, dibesarkan, disekolahkan, disayang2 lalu berpulang mendahului orang tuanya dgn cara yg masih dipertanyakan, siapapun bahkan yg bukan org tuanya pun pasti dapat merasakan kesedihannya (emot menangis)," imbuh @ad****mi.
"Sedihnya kerasa bgt (emot menangis 3x)," timpal @id****en.
"Liat lah ini Hai kalian para penguasa...lihatlah tangisan seorang bpk atas kepergian anaknya ....di mana hati nurani kalian para penguasa???? Msih saja kalian membela sang jendral ???," kata @hd****38.
Baca Juga: Aset Pengusaha yang Terlibat Korupsi Kredit Bank Banten Disita Penyidik Kejati Banten
Kontributor : Mira puspito
Tag
Berita Terkait
-
Momen Ria Ricis Nangis Saksikan Sapi Kurban Miliknya Disembelih
-
Muncul Isu Pocong Palsu di Banten, Polisi Siaga Antisipasi Modus Kejahatan
-
Kurangi Limbah Deterjen, Binatu di Tangsel Gunakan Ekoenzim Buatan Sendiri
-
Biadab! Sambil Hujan-hujanan, Pria Mabuk di Tangsel Cabuli Bocah Saat Main Petak Umpet
-
Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Wabup vs Bapperida, Kebijakan TPA Bojong Menteng Serang Terpecah Belah?
-
Satu Tahun Zakiyah-Najib, Fraksi Demokrat Kritik Lambannya OPD dan Sengkarut Sampah di Serang
-
Wali Kota Cilegon: Idul Adha 1447 H Momentum Perkuat Kepedulian Sosial
-
Sapi Kurban Presiden RI Berbobot 1,1 Ton Disalurkan untuk Warga Cilegon
-
Pertahankan Opini WTP, Pemkot Cilegon Catat Peningkatan Tata Kelola Keuangan