SuaraBanten.id - Kecelakaan lalu lintas di Tol Tangerang-Merak arah Tangerang tepatnya di kampung Pipitan, Walantaka, Kota Serang, Banten atau KM 66, Sabtu (20/8/2022). Kecelakaan beruntun itu melibatkan bus penuh penumpang yang diduga peziarah menabrak truk trailer.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 16.10 WIB dan sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Kendaraan yang terlibat yakni mobil sedan nopol B-1636-WEQ, bus Lion Air nopol AG-7906-S, truk Hino nopol BE- 8582-BY dan bus Mutiara Mulia nopol B-7676-IG.
Penyebab pasti kecelakaan lalu lintas itu hingga kini belum diketahui secara pasti. Namun, kecelakaan tersebut menyebabkan 7 orang luka-luka. Para korban langsung dievakuasi ke RS Sari Asih Kota Serang.
“Tadi paling depan ada mobil kecil pribadi. Dari belakang ngerem langsung truk hijau nah dari situ bus nabrak ekor truk sampe hancur depannya,” kata Rusram, warga yang berada di lokasi kejadian.
Kepala Induk Polisi Jalan Raya (PJR) Tol Tangerang – Merak, Kompol Wiratno mengatakan kecelakaan bermula ketika ketiga kendaraan mengurangi kecepatan. Namun, tiba-tiba bus Mutiara Mulia yang dikendarai oleh Ropi (29) yang juga melaju dari arah Merak tidak mengantisipasi hingga tabrakan terjadi.
“Kendaraan keempat dari merak, kurang antisipasi lanjut menabrak kendaraan ketiga (truk Hino BE- 8582-BY) dan terjadi tabrakan beruntun,” terangnya melalui keterangannya pada Sabtu (20/8/2022).
Untuk 7 orang mengalami luka-luka ringan hingga berat dan sudah dievakuasi. Sementara untuk semua kendaraan yang terlibat dan sopir telah diamankan.
Korban yang mengalami luka berat yakni Ropi (31) warga Desa Tamiang, Kabupaten Serang dan Marlina (50) warga Kagungan, Kota Serang.
Sementara 5 orang lainnya adalah Racih Kusmiyatin (43) warga Baros, Kabupaten Serang, Meliani (50) warga Kota Serang, Syaiful Anwar (31) warga Jakarta Timur dan Masrohayati (49) serta Cahya Mulyaningsih (48) yang merupakan warga Kota Cilegon.
Baca Juga: Sekdis Dindik Cilegon Soal Bullying Siswa SMPN 6 Merak: Orangtua Pelaku dan Korban Sudah Dipanggil
Tag
Berita Terkait
-
Tarif JakLingko Rp2.000 Dinilai Berisiko Bikin Penumpang Kembali Naik Motor
-
Gunung Anak Krakatau Siaga, Badan Geologi: Isu Tsunami Hoaks, Warga Banten-Lampung Harap Tenang
-
Transjakarta T31 hingga Shuttle Rute 05 Bikin Liburan ke PIK2 Lebih Praktis
-
Terminal 2F Soetta Resmi Jadi Pusat Keberangkatan Jamaah Umrah
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Meluas Hingga 15 Hektare
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan
-
Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban