SuaraBanten.id - Kelompok Penyanyi Jalanan atau KPJ Kabupaten Lebak menciptakan sebuah lagu di tengah keramaian kasus kematian brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Judulnya Polisi Tembak Polisi. Lagu tersebut diciptakan oleh sang Pentolan para penyanyi jalanan di Kabupaten Lebak, Ahmad Lugas alias Ugas.
Menurut Lugas, lagu tersebut sengaja dibuat sebagai bentuk keprihatinan kepada penegakan hukum di Indonesia.
Kasus polisi tembak polisi ini telah membuat heboh satu Indonesia dengan berbagai misteri yang belum terpecahkan.
“Peristiwa polisi tembak polisi ini membuat heboh satu Indonesia. Masyarakat dibuat bingung dan miris mengikuti kasusnya,” kata Lugas kepada BantenHits, Rabu, 17 Agustus 2022.
Lugas berharap melalui lagu ini ada pembenahan yang dilakukan oleh institusi Polri dan penegak hukum lainnya.
“Kita ingin Polri kembali bersih. Termasuk kejaksaan, pengadilan. Tegakan hukum seadil-adilnya,”tandasnya.
Lugas juga mengungkapkan lagu berdurasi 2.28 detik ini telah dipublikasikan di akun YouTube KPJ Rangkasbitung Official.
Berikut lirik lagu Polisi Tembak Polisi:
Baca Juga: HUT ke-77 Republik Indonesia, Bendera Merah Putih Berkibar di Negeri di Atas Awan
Usut terus usut
kasut semrawut
seret terus seret
banyak yang terseret
nyawa yg dilenyapkan
sulit dikembalikan
perintah atasan
susah dielakkan
mati satu polisi
bersedih satu negeri
polisi tembak polisi
menimpa petinggi polri
cerita kelam penegak hukum di negeri ini mengapa ini sering terjadi.
Tag
Berita Terkait
-
Diduga Tercemar, Sungai Ciujung Berubah Hitam dan Berbau
-
Bosch Bongkar Penyebab Dewa United Dibungkam Pelita Jaya di Game 2 Semifinal IBL 2026
-
Statistik Gila Perrin Buford: 28 Poin, 12 Rebound, 12 Assist saat Pelita Jaya Hajar Dewa United
-
Maut di Jembatan Bitung: Tokoh Pramuka Banten Tewas Ditabrak Lari Truk, Polisi Buru Pelaku
-
Sangga Pangan Jakarta, Bupati Lebak Targetkan Padi PS 08 Tembus 8,7 Ton Per Hektare
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi di Pegadaian, Kepala Unit Layanan Syariah Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup