SuaraBanten.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita ngamuk serta memaki pelayan toko Mako Cake di jalan Ahmad Yani, Serang, Banten Viral di media sosial.
Dalam video viral itu, wanita tersebut ngamuk dan maki karyawan kafe lantaran merasa diperlakukan kurang baik karena saat sedang makan lampu kafe tersebut dimatikan.
Konsumen yang pada saat itu sedang melakukan siaran langsung di Facebook merekam saat dirinya marah-marah kepada para pelayan toko bahkan sampai menuduh karyawan tersebut main mata dengan suaminya.
Video yang diunggah akun Instagram @infoserang memperlihatkan dirinya saat ingin menyantap roti yang dipesannya namun lampu yang ada di area tersebut dimatikan. Sontak wanita dalam video itu memarahi dan memaki seluruh pelayan toko.
"Eh gak sopan ya lu, kurang ajar. Bilang securitynya katanya enggak apa-apa 'pak sebentar lagi enggak apa-apa?', 'enggak apa-apa' katanya. Lu kurang ajar, bego semua, mana bos Mako lu? orang lagi makan dimatiin, bego ya," ujar wanita tersebut mengamuk kepada karyawan.
"Gak sopan lu gak pantes lu jadi karyawan, gak laku lu kalo kayak gini. Kemaren di transmart juga gue abis makan di Jco. Lu baru jadi jongos, jadi pelayan aja udah belagu lu. Lu tu pekerja bukan bos, yang lu jongos," katanya memaki karyawan.
Tak berhenti sampai di situ, wanita tersebut juga memaki karyawan wanita yang dianggapnya genit terhadap sang suami dengan dengan kata-kata yang kurang pantas.
"Malah ini dua kegenitan, suami saya juga bilang ni cewek genit, genit lu sama suami gue juga ngeliatin kurang ajar. Bolak-balik lu caper sama suami gue juga, lu bukan kerja di sini doang kali sekaligus jual diri lu," lanjut wanita tersebut.
"Lu genit ama suami gue. Gue bawa di mobil, gua bungkus. Disangka gue enggak ada gimana, lu buta, tuh gue bayar, satpam gue mau bagi duit tau gak ngijinin gue makan, ngerti gak lo, anj**g lu semua," sambungnya.
Baca Juga: Heboh! Pesulap Merah KW Ikut Pawai Bareng Bapak-Bapak
Sontak viralnya video itu langsung mendapat banyak komentar hujatan dari netizen untuk wanita yang memaki-maki pelayan tersebut.
"NORAK lo bu,,,pleas dah,g ada yg mau jadi jongos,dia kerja jg buat keluarga,kl kaya jg g bakalan mau jd karyawan,lol," kata akun @ce****te
"Money can't buy attitude...(emot tepuk tangan 3x)," ungkap @ju****na. "Si paling punya uang. (emot tertawa)," kata @ir****dd.
"Lain kali kalo emang mau dateng jangan di jam mau closingan ya bosss!!! Hargai juga karyawannya capek kaya apa tau apalagi grand opening," timpal @ba****rf.
"Lain kli buat para konsumen, liat jam tutup nya, karyawan juga butuh istirahat, emang konsumen bisa beli barangnya tpi jangan beli waktu istirahat karyawanya juga dong. #sipaling punya duit.," imbuh @ki****96.
Tag
Berita Terkait
-
Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia
-
Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek
-
Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur
-
Lebih dari 50 Balita Jadi Korban Penganiayaan, Daycare Little Aresha Ternyata Tak Berizin
-
Polisi Resmi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video